Lamongan (ANTARA) - Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meminta pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 6,26 persen pada Triwulan II 2026 dijaga melalui penguatan kolaborasi lintas sektor.
“Triwulan II tahun 2026, pertumbuhan ekonomi daerah mencapai 6,26 persen. Ini menjadi bagian dari capaian yang harus terus kami jaga dan tingkatkan bersama,” ujarnya di Lamongan, Jawa Timur, Sabtu.
Berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lamongan, pertumbuhan ekonomi pada Triwulan II 2026 sebesar 6,26 persen secara tahunan (year on year/y-on-y), meningkat dibandingkan Triwulan II 2025 yang tumbuh 4,58 persen.
Secara kuartalan (quarter to quarter/q-to-q), ekonomi Lamongan tumbuh 6,64 persen, sedangkan secara kumulatif (cumulative to cumulative/c-to-c) mencapai 6,09 persen.
Capaian tersebut melanjutkan tren pertumbuhan ekonomi Lamongan pada 2025 yang mencapai 5,40 persen. Pada tahun yang sama, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 76,81 dan angka kemiskinan turun menjadi 12,03 persen.
Yuhronur menjelaskan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri sehingga diperlukan keterlibatan pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media melalui pendekatan pentahelix.
“Pembangunan di Kabupaten Lamongan tidak bisa sendiri. Perlu kolaborasi pentahelix. Semua pihak harus mengambil peran sesuai kapasitasnya untuk bersama-sama membangun Lamongan,” ujarnya.
Ia menambahkan capaian pembangunan tersebut juga perlu diikuti kerja sama yang mampu menciptakan nilai tambah dan memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.
"Pembangunan berkelanjutan tidak cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperluas kesempatan ekonomi, dan memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lamongan menggelar Leadership Insight Forum bersama Bank Jatim Cabang Lamongan bertajuk “Creating Value Through Collaboration” di Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (25/9).
Bank Jatim sebagai salah satu mitra pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi, terutama dalam mendukung pembiayaan dan pengembangan ekonomi masyarakat.
Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.