Bupati Barut ajak junjung sportivitas dan semangat persatuan peserta gerak jalan
Senin, 27 Juli 2026 19:48 WIB
Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Ketua TP PKK dan Ketua GOW serta unsur FKPD melepas peserta gerak jalan dalam rangka Hari jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara dan HUT ke-81 RI di halaman kantor bupati, Muara Teweh, Senin (27/7/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi
Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin, melepas peserta Lomba Gerak Jalan Antarinstansi dan Umum dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-76 Kabupaten Barito Utara dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman kantor Bupati setempat, Muara Teweh, Senin.
"Pagi! Pagi! Pagi! Gaspol! Gaspol! Gaspol! Barito Utara Maju, Masyarakat Sejahtera! Tepuk tangan untuk kita semua," seru Bupati yang disambut antusias seluruh peserta dan masyarakat.
Selanjutnya, Bupati Shalahuddin secara resmi membuka perlombaan.
"Bismillahirrahmanirrahim. Dengan memohon rida Allah Subhanahu Wa Ta'ala, Tuhan Yang Maha Esa, Lomba Gerak Jalan Antarinstansi dan Umum dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Barito Utara ke-76 serta Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, secara resmi saya nyatakan dimulai," ucapnya.
Bupati Shalahuddin mengajak seluruh peserta menjadikan perlombaan sebagai ajang mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme.
"Gerak jalan ini bukan sekadar perlombaan mengejar prestasi, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, menumbuhkan disiplin, kekompakan, serta semangat persatuan dan cinta tanah air. Saya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga ketertiban selama mengikuti perlombaan," kata Shalahuddin.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang berasal dari berbagai perangkat daerah, instansi vertikal, lembaga, organisasi, hingga masyarakat umum.
"Partisipasi yang begitu besar menunjukkan semangat kebersamaan masyarakat Barito Utara dalam memeriahkan hari jadi daerah dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, aman, sukses, dan semakin mempererat persatuan kita semua," tambahnya.
Lomba gerak jalan tahun ini diikuti sebanyak 64 regu yang terdiri dari peserta kategori instansi pemerintah maupun kategori umum.
Sementara itu, salah seorang juri lomba menjelaskan bahwa penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan lima kriteria utama. Pertama, kekompakan dan barisan meliputi kerapian, kelurusan barisan, kesamaan langkah, serta sikap peserta dengan bobot nilai 30 poin.
Kedua, atribut dan kostum yang mencakup keseragaman, kreativitas tema, atribut pendukung, serta kelengkapan nomor peserta dengan bobot 25 poin.
Ketiga, yel-yel dan semangat yang dinilai dari kekompakan suara, isi yel-yel, dan semangat peserta dengan bobot 20 poin.
Keempat, penghormatan atau variasi penampilan yang menitikberatkan pada kreativitas serta ketepatan waktu maksimal dua menit dengan bobot 15 poin.
Sedangkan kriteria kelima adalah penampilan umum, meliputi aspek kebersihan dan kerapian peserta dengan bobot 10 poin.
"Kami berharap seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaiknya. Penilaian dilakukan secara profesional dan objektif sesuai dengan lima indikator yang telah ditetapkan panitia," ujar salah seorang juri.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.