REPUBLIKA.CO.ID, BANGKALAN, – Bupati Bangkalan Lukman Hakim memaparkan potensi ekonomi dan rencana pengembangan kawasan industri kepada Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya, Chris Green, di Pendopo Agung Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Selasa. Pertemuan ini membahas peluang investasi di wilayah yang dinilai memiliki posisi geografis sangat strategis.
Dalam pemaparannya, Lukman yang didampingi Wakil Bupati Fauzan Ja'far menjelaskan bahwa Bangkalan berada di sisi barat Pulau Madura dan berdekatan langsung dengan kawasan metropolitan Surabaya. Kedekatan ini menjadi salah satu daya tarik utama bagi para investor.
“Secara geografis Bangkalan memiliki posisi strategis karena berada di sisi barat Pulau Madura dan berdekatan langsung dengan kawasan metropolitan Surabaya,” kata Lukman.
Dukungan Lahan Luas dan Energi Gas
Lukman menegaskan bahwa daerahnya masih memiliki ketersediaan lahan yang cukup luas untuk menampung kawasan industri. Selain itu, ketersediaan sumber energi berupa gas dinilai menjadi faktor pendukung yang krusial.
Pengembangan kawasan industri ini juga didukung oleh jalur laut yang strategis. Jalur ini akan menunjang mobilitas bahan baku dan distribusi hasil produksi menuju berbagai daerah dan pasar, sehingga meningkatkan efisiensi logistik.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mendorong pengembangan kawasan industri melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Wiraraja. Upaya ini merupakan bagian dari strategi membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah tersebut.
“Kami ingin membangun Bangkalan sebagai daerah yang terbuka terhadap investasi dan memiliki daya saing. Karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk mitra internasional, sangat penting untuk mendukung percepatan pembangunan,” ujar Lukman.
Ketertarikan Pihak Amerika Serikat
Sementara itu, Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Chris Green menyatakan bahwa kunjungannya bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral, khususnya hubungan antarmasyarakat kedua negara dengan masyarakat Madura. Ia mengungkapkan ketertarikannya yang mendalam terhadap potensi pengembangan kawasan industri di Bangkalan.
Menurut Chris, posisi strategis Bangkalan yang dekat dengan Surabaya dan memiliki akses terhadap infrastruktur pendukung perdagangan dan ekspor menjadi faktor kunci. Hal ini membuka peluang besar bagi kerja sama investasi di masa depan.
“Bangkalan memiliki potensi yang besar, khususnya dengan rencana pengembangan kawasan industri baru. Kami ingin melihat lebih jauh peluang kerja sama yang dapat dikembangkan,” ujar Chris.
Ia menambahkan bahwa peluang investasi di Bangkalan dapat terus diperkenalkan kepada para pelaku usaha Amerika Serikat. Langkah ini sejalan dengan upaya memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara kedua negara.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara