Elephants

Bulog tekankan integrasi percepat NIB dan modal UMKM untuk jadi mitra - ANTARA News Bali

July 22, 2026

Denpasar (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Bali menekankan pentingnya integrasi percepatan proses penerbitan nomor induk berusaha (NIB) serta akses permodalan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk menjadi mitra penyaluran.

“Mitra (UMKM) satu kali bergerak, semua proses itu bisa berjalan,” kata Pemimpin Wilayah Perum Bulog Bali Simon Melkisedek Lakapu di sela diskusi Bank Indonesia Bali soal Transformasi UMKM Ekonomi Kreatif di Denpasar, Bali, Rabu.

Ia menjelaskan saat ini telah membangun kemitraan dengan sekitar 576 mitra menyalurkan cadangan beras pemerintah (CBP) kepada masyarakat dalam bentuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

Mitra penyaluran itu mulai dari pedagang di pasar tradisional, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), hingga sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Selain beras, komoditas lain yang disalurkan melalui skema kemitraan itu di antaranya minyak goreng dan gula pasir.

“Pemanfaatan ini juga meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Meski jaringan kemitraan terus tumbuh, namun ia mengakui masih menemui kendala terutama dihadapi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra penyaluran yaitu soal modal dan NIB.

Sebagai solusi, ia mengusulkan skema sinergi bersama mitra usaha dan perbankan yang digambarkan sebagai pola "segitiga".

Melalui skema tersebut, mitra yang mengalami kesulitan permodalan dapat difasilitasi oleh perbankan termasuk mengurus NIB, sehingga satu kali proses dapat mencakup keseluruhan kebutuhan administrasi dan pembiayaan.

Kemudian, ketika mitra melakukan transaksi pihaknya akan menerbitkan Berita Acara Penyerahan yang dapat menjadi dasar jaminan bagi bank untuk mencairkan pembiayaan kepada mitra.

Mekanisme ini diyakini akan meningkatkan rasa aman baik bagi mitra maupun perbankan dalam menjalin kerja sama penyaluran pangan.

"Kami pun dalam hal kerja sama itu juga merasa lebih percaya diri kalau seperti itu,” imbuhnya.

Di sisi lain, stok beras di sejumlah gudang milik BUMN itu di Bali mencapai sekitar 13.300 ton dengan daya tahan diperkirakan hingga lebih dari 10 bulan.

Ketahanan pangan yang kuat itu untuk mendukung kegiatan pemerintah dalam bantuan pangan kepada masyarakat berpenghasilan rendah termasuk stabilisasi harga.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.