Elephants

Bulog Jambi salurkan 450 ton beras SPHP lewat 33 KDKMP

October 15, 2026

Kota Jambi (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Jambi memperkuat dukungan terhadap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta pemanfaatan koperasi sebagai salah satu titik penyerahan bantuan pangan (banpang).

Sebagai bentuk dukungan, Bulog Jambi mencatat telah menyalurkan sebanyak 450.390 kilogram atau sekitar 450 ton beras SPHP ke 33 titik KDKMP yang tersebar di wilayah Provinsi Jambi.

​"Upaya ini menjadi langkah awal dalam memperluas jangkauan distribusi beras SPHP melalui jaringan koperasi yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat," kata Pimpinan Wilayah Perum BULOG Kanwil Jambi Wiwin Indratno saat meninjau KKMP Selamat di Kecamatan Danau Sipin Kota Jambi, Kamis.

Wiwin merinci, realisasi penyaluran beras SPHP telah tersebar di sejumlah wilayah operasional, meliputi Kanwil Jambi sebanyak 21 KDKMP, Kantor Cabang Muara Bungo lima KDKMP, Kantor Cabang Sungai Penuh dua KDKMP, dan Kantor Cabang Merangin sebanyak lima KDKMP.

Penyaluran tersebut merupakan bentuk dukungan penguatan peran KDKMP sebagai saluran distribusi pangan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain itu, secara bersamaan, BULOG tengah melanjutkan proses pemenuhan kebutuhan beras SPHP di sejumlah titik KDKMP lainnya, ditargetkan dapat diperluas dan ditingkatkan secara bertahap.

Lanjut dia, perluasan ini memperhatikan kesiapan operasional koperasi, ketersediaan infrastruktur pendukung, serta ketentuan penugasan pemerintah agar distribusi pangan berjalan berkelanjutan.

Baca juga: Masyarakat Jambi puas dengan kualitas beras SPHP Bulog

Baca juga: Mendag bagikan 500 karung beras SPHP di Jambi

​Tidak hanya memperkuat distribusi beras SPHP, Bulog juga menyiapkan KDKMP sebagai salah satu titik serah program banpang guna mendekatkan pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat.

Dia memastikan, bahwa setiap proses penyerahan bantuan pangan tetap mengedepankan aspek ketepatan sasaran melalui verifikasi identitas dan kesesuaian data penerima sesuai ketentuan yang berlaku.

Keterlibatan KDKMP dalam penyaluran banpang dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kesiapan fasilitas dan operasional masing-masing koperasi.

Adapun bagi wilayah KDKMP yang belum siap, Bulog tetap menjalankan penyaluran melalui mekanisme reguler agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Dalam menjaga keberlanjutan program, Bulog terus memperkuat koordinasi dan sinergi bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), PT Agrinas Pangan Nusantara, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Melalui kemitraan strategis dengan KDKMP, Perum Bulog berharap dapat memperkuat ketersediaan pangan, memperluas akses masyarakat terhadap beras berharga terjangkau, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.

"Kami komitmen mendukung ketersediaan pasokan beras SPHP untuk memenuhi kebutuhan koperasi melalui kebijakan pemesanan tanpa pembatasan kuota bagi KDKMP. Selain itu, koordinasi terus ditingkatkan untuk memastikan proses pemesanan, pendistribusian, dan pelayanan berjalan lancar," tutupnya.

Baca juga: Menko Pangan targetkan 8.000 KDKMP terisi barang akhir Oktober 2026

Baca juga: Bulog Bandung salurkan sebanyak 53,5 ton beras SPHP ke 107 KDKMP

Baca juga: Bapanas perkuat KDKMP jadi saluran beras SPHP demi stabilitas harga

Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.