Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:49 WIB
Jakarta, VIVA – Industri hulu migas tidak hanya membutuhkan tenaga kerja dengan latar belakang akademis yang sesuai. Kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, keberanian mencoba, serta kemampuan menyampaikan gagasan juga menjadi keterampilan yang diperkenalkan kepada generasi muda.
Baca Juga
Gambaran mengenai kebutuhan tersebut muncul dalam Upstream Youth Champs (UYC) 2026, program kolaborasi PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Games of Society (GOS).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Tahun ini, kami ingin memperluas ruang tersebut dengan menghadirkan pengalaman yang dapat membantu anak muda menggali potensi mereka di bidang yang lebih luas," kata CEO Games of Society Novel Leonardo, dikutip dari keterangannya, Jumat (2/10/2026)
Baca Juga
Ia menjelaskan, melalui kolaborasi tersebut, pihaknya ingin membawa generasi muda lebih dekat dengan industri hulu energi melalui pendekatan yang interaktif dan relevan.
Sementara itu, Corporate Secretary PHE Hermansyah Y. Nasroen mengatakan, melalui kegiatan tersebut, ia ingin membawa pemahaman mengenai industri hulu migas lebih dekat kepada generasi muda melalui pengalaman yang edukatif dan interaktif.
Baca Juga
"Ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih jauh peran sektor hulu dalam mendukung kebutuhan energi Indonesia, sekaligus melihat berbagai tantangan dan perkembangan yang dihadapi industri," ujarnya.
Lebih lanjut, Direktur Pengembangan Karir, Kewirausahaan, dan Hubungan Alumni IPB University Puji Mudiana S.P, M.A mengatakan, industri hulu migas merupakan salah satu sektor yang memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan, sehingga kesempatan untuk mengenal dunia industri hulu migas secara lebih dekat menjadi pengalaman yang berharga bagi generasi muda.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain pemahaman mengenai sektor energi, pengembangan potensi diri juga menjadi salah satu pembahasan. Setelah kick-off di IPB University, rangkaian UYC dijadwalkan berlanjut melalui roadshow di 20 kampus di berbagai wilayah Indonesia hingga Desember 2026.
Saat ini sendiri, kebutuhan tenaga kerja di sektor energi terus berkembang seiring perubahan industri dan tantangan di lapangan. Selain kompetensi akademis dan teknis, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, serta pengembangan gagasan menjadi keterampilan yang dapat mendukung kesiapan generasi muda memasuki dunia kerja.
Tunggu Surat Presiden, Bahlil Bakal Bentuk Tim untuk Kaji RUU Migas
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya bakal membentuk tim guna melakukan kajian dan membahas soal Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas).
VIVA.co.id
11 September 2026