Elephants

BPOLBF imbau wisatawan utamakan keselamatan saat berwisata

August 30, 2026
hingga Sabtu (29/8) pukul 17.00 Wita jumlah gempa susulan masih terus terjadi dan total gempa susulan pascagempa pada 15 Agustus 2026 mencapai 9.488 kali

Kupang (ANTARA) - Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mengimbau wisatawan untuk mengutamakan keselamatan selama melakukan wisata di Flores, Nusa tenggara Timur, seiring berangsur pulihnya aktivitas pariwisata pascagempa.

Plt. Direktur Utama BPOLBF Andhy MT Marpaung dalam keterangan yang diterima di Kupang, NTT, Minggu, mengatakan pemulihan aktivitas pariwisata dilakukan secara bertahap dengan tetap menempatkan keselamatan wisatawan, masyarakat dan pelaku pariwisata sebagai prioritas.

“Pemulihan aktivitas wisata di sejumlah wilayah merupakan perkembangan positif. Namun, wisatawan tetap perlu melihat kondisi masing-masing destinasi karena situasinya berbeda-beda,” ujar Andhy.

Dia mengatakan hal itu karena hingga Sabtu (29/8) pukul 17.00 Wita jumlah gempa susulan masih terus terjadi dan total gempa susulan pascagempa pada 15 Agustus 2026 mencapai 9.488 kali.

Ia meminta wisatawan memperbarui informasi dari sumber resmi, mengikuti arahan petugas dan pengelola destinasi, serta tidak memaksakan diri mengunjungi kawasan yang masih ditutup atau belum dinyatakan aman.

BPOLBF mengingatkan bahwa berangsur pulihnya aktivitas wisata tidak berarti seluruh wilayah dan destinasi di Flores berada dalam kondisi yang sama. Karena itu, wisatawan perlu memastikan status destinasi sebelum melakukan perjalanan.

Baca juga: BPOLBF bahas pemulihan pariwisata Labuan Bajo dengan pelaku wisata

Baca juga: BPOLBF sebut sektor pariwisata di Flores mulai pulih pascagempa

Wisatawan juga diminta memeriksa kondisi akses jalan, pelabuhan, penerbangan, dan akomodasi serta memperhatikan ketentuan yang ditetapkan pengelola maupun otoritas setempat.

Selain itu, wisatawan perlu memantau informasi terkini dari BPOLBF, pemerintah daerah, pengelola destinasi, BMKG, BNPB, KSOP, pengelola bandara dan otoritas terkait lainnya.

Untuk destinasi yang masih ditutup atau dalam proses verifikasi, wisatawan diimbau tidak memaksakan kunjungan hingga kawasan tersebut dinyatakan aman.

Khusus aktivitas laut dan olahraga air, wisatawan diminta memperhatikan kondisi cuaca, gelombang dan angin serta mengikuti arahan petugas sebelum melakukan aktivitas.

BPOLBF juga mengingatkan wisatawan untuk tetap tenang apabila terjadi gempa susulan dan mengikuti prosedur keselamatan yang diberikan petugas atau pengelola destinasi.

BPOLBF, ujar dia, terus memantau perkembangan sektor pariwisata di Labuan Bajo dan Flores serta memperbarui informasi berdasarkan hasil koordinasi dan verifikasi bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Dengan pemantauan berkelanjutan, koordinasi lintas pihak, dan kepatuhan terhadap arahan keselamatan, aktivitas pariwisata di wilayah yang telah dinyatakan aman diharapkan dapat berlangsung secara bertahap dan bertanggung jawab.

Baca juga: BPOLBF-BPS perkuat ekosistem wisata Labuan Bajo lewat sensus ekonomi

Baca juga: BPOLBF-Kemenpar perkuat daya tarik wisata darat di Labuan Bajo

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.