Elephants

BPBD: Petugas berjibaku tangani karhutla di lintas Pangkalan Bun-Kolam

September 12, 2026

BPBD: Petugas berjibaku tangani karhutla di lintas Pangkalan Bun-Kolam

Sabtu, 12 September 2026 17:21 WIB

Image Print

Kobaran api di kawasan jalan lintas Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama sekitar pukul 23.57 WIB, Jumat malam (11/8/2026). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)

Pangkalan Bun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah terus melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah lintasan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam).

"Kejadian bermula dari KM 15 yang kemudian terus merambat hingga ke Km 16, 17, 20 dan 21, kurang lebih seluas 449,68 hektare lahan yang terbakar," kata Kepala Pelaksana BPBD Kobar Samuel di Pangkalan Bun, Sabtu.

Kurang lebih selama dua puluh hari Tim Satuan Tugas (Satgas) Karhutla Kotawaringin Barat terus berjibaku dengan api di kawasan lintas jalan itu.

Hingga Jumat Malam (11/9) kobaran api merah menyala hingga terangi langit malam hari di wilayah tersebut. Api semakin meluas melahap sejumlah lahan.

Dia menyampaikan, sebelumnya, kebakaran tersebut terjadi di area tengah lahan gambut, akses cukup sulit memerlukan waktu untuk sampai ke lokasi titik api dan menempuh perjalanan kurang lebih tiga kilometer.

Baca juga: Kehadiran infrastruktur kelistrikan Pangkalan Bun-PT KLM pacu pertumbuhan industri di Kobar

Namun, api mulai merambat hingga mendekati pinggir jalan poros lintas Pangkalan Bun - Kolam dan sejumlah tiang listrik yang ada di pinggir jalan tersebut.

"Sampai hari ini, kondisi api masih hidup, terutama di kilometer 20 sampai 21, petugas di lapangan masih terus melakukan penanganan pemadaman," jelasnya.

Dari kejadian itu juga menyebabkan dua orang petugas karhutla Kobar kewalahan dan harus dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

"Untuk kedua tim satgas karhutla kita, saat ini kondisinya sudah mulai membaik," ucapnya.

Selain itu, Samuel mengungkapkan kejadian karhutla di lintas jalan Pangkalan Bun - Kolam itu juga sudah mulai mendekati kawasan tempat Wisata Alam Masoraian.

"Itu yang kami upayakan, agar api tidak meluas hingga ke kawasan tersebut. Karena di kawasan tersebut terdapat sebanyak 73 jenis habitat hewan yang hidup di kawasan itu," terangnya.

Oleh sebab itu, dirinya kembali mengingatkan masyarakat untuk mematuhi imbauan yang telah diberikan pemerintah daerah, yaitu untuk tidak melakukan pembukaan ataupun membersihkan lahan dengan cara dibakar.

Baca juga: Bupati Kobar tingkatkan penanganan karhutla di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting

Baca juga: Penanganan karhutla di lintas Pangkalan Bun-Kolam terkendala akses dan sumber air

Baca juga: PT KLR dan PT TSA perkuat komitmen cegah karhutla di daerah melalui apel dan sosialisasi

Pewarta : Safitri RA
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.