Blora bantu bangunkan rumah warga kurang mampu
Selasa, 15 September 2026 22:45 WIB
Bupati Blora Arief Rohman. ANTARA/Gunawan
Blora (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah menyerahkan bantuan senilai Rp22 juta untuk membantu pembangunan rumah warga Desa Gagakan, Kecamatan Sambong karena tidak lahak huni agar menjadi layak huni, sebagai bentuk perhatian pemerintah.
"Bantuan bedah rumah bisa segera direalisasikan karena kami menggandeng Baznas dengan nilai bantuan Rp20 juta dan ada tambahan Rp2 juta. Bantuan tersebut saya amanatkan kepada kepala desa agar segera dimanfaatkan untuk memperbaiki rumah Samijah," kata Bupati Blora Arief Rohman di sela-sela menyerahkan bantuan di rumah Samijah (71) di Desa Gagakan di Blora, Selasa.
Ia juga meminta kepala desa mengawal dan melibatkan masyarakat untuk bergotong royong, agar rumah tidak layak tersebut menjadi rumah layak untuk ditinggali.
Laporan adanya warga menghuni rumah tidak layak huni, kata dia, dari kalangan media yang kemudian pada Selasa sore ditindaklanjuti dengan mendatangi rumah Samijah untuk dilakukan penyerahan bantuan Baznas dan aparatur sipil negara (ASN).
Ia juga memberi perhatian terhadap Mutiroh, menantu Samijah yang rumahnya berdekatan. Mutiroh, istri almarhum Pribadi, anak Samijah, yang kini harus merawat dua anak yang mengalami disabilitas. Mutiroh harus menjalani kehidupan bersama kedua anaknya setelah ditinggal suami.
Ia meminta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), puskesmas, serta Baznas memberikan pendampingan dan pemantauan kondisi keluarga tersebut, termasuk kesehatan kedua anak Mutiroh.
Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah, media, relawan, dan masyarakat terus diperkuat untuk menangani berbagai persoalan sosial di daerah itu.
"Alhamdulillah relawannya sudah 150 relawan yang nanti terjun untuk menangani persoalan-persoalan sosial yang muncul di masyarakat. Teman-teman media, terima kasih infonya dan hari ini bisa kita bantu," katanya.
Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kabupaten Blora yang juga Kepala Desa Bangsri, Kecamatan Jepon Yannanta Laga Kusuma mengatakan peran masyarakat dan media penting dalam mendeteksi serta melaporkan berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
"Kami berharap teman-teman media ataupun masyarakat bisa bersinergi dengan pemangku wilayah masing-masing. Jika ada kasus sosial di desa, bisa langsung dilaporkan dan dikoordinasikan dengan Pak Kades setempat, lalu disampaikan kepada kami untuk segera ditindaklanjuti," ujarnya.
Ia menambahkan IPSM Blora menangani berbagai persoalan sosial, mulai dari krisis air bersih, pendampingan kesehatan, anak terlantar, putus sekolah, hingga kelompok rentan lainnya.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.