Elephants

Bjb Syariah (BJBS) Raih Rating idA+ dengan Prospek Stabil dari Pefindo

September 17, 2026

ILUSTRASI. Bank BJB Syariah (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Jabar Banten Syariah alias bjb Syariah (BJBS) meraih peringkat korporasi idA+ dengan prospek stabil dari lembaga pemeringkat Pefindo. Rating ini berubah dari idAA- yang diraih bank sebelumnya.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (17/9/2026), peringkat ini berlaku mulai 15 September 2026 hingga 1 Februari 2027. 

Rating ini diberikan berdasarkan data dan informasi dari perusahaan serta laporan keuangan per 30 Juni 2026 dan 31 Desember 2025. 

Peringkat idA diberikan kepada korporasi penerbit obligasi yang dinilai memiliki kemampuan yang kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dibandingkan korporasi Indonesia lainnya. 

Baca Juga: Pefindo Sematkan Peringkat idA+ untuk Jamkrindo Syariah, Prospek Stabil

Namun begitu, kemampuan korporasi dalam dengan peringkat ini mungkin bakal mudah terpengaruh oleh perubahan buruk keadaan dan kondisi ekonomi dibanding dengan korporasi dengan peringkat lebih tinggi. 

Sementara tanda plus (+) pada rating menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori yang bersangkutan. 

Sebagai catatan, rating atas perusahaan ini tak berlaku untuk suatu efek utang tertentu yang dikeluarkan perusahaan karena tak memperhitungkan struktur serta berbagai ketentuan atau provisi dari efek utang tersebut, tingkat perlindungan dan posisi kalim dari pemegang efek utang bila emitennya mengalami likuidasi, serta legalitasnya. 

Di samping itu, peringkat atas perusahaan tak memperhitungkan kemampuan penjamin, pemberi asuransi, atau penyedia credit enhancement lainnya yang ikut mendukung suatu efek utang tertentu.

Baca Juga: Pefindo Naikkan Peringkat Hartadinata Abadi (HRTA) Jadi idA+, Prospek Stabil

Selain rating korporasi ini, BJBS juga mengalami perubahan rating sukuk yang dimilikinya, yakni Sukuk Wakalah bi al-Istitsmar Subrodinasi I Tahun 2025 Seri A dan Seri B PT Bank BJB Syariah senilai Rp 300 miliar rupiah. 

Rating untuk sukuk ini turun menjadi idA- dari sebelumnya idA. Tanda minus (-) pada rating ini menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif lemah dan di bawah rata-rata kategori yang bersangkutan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag