Elephants

Bidan desa bagikan masker untuk warga di Pulau Sebesi Lamsel

August 19, 2026

Bidan desa bagikan masker untuk warga di Pulau Sebesi Lamsel

Rabu, 19 Agustus 2026 17:56 WIB

Image Print

Bidan Desa Tejang Pulau Sebesi, Elies Permatasari membagikan masker secara gratis kepada warga sebagai upaya membantu masyarakat melindungi diri dari paparan abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. (ANTARA/HO/Bidan Desa Pulau Sebesi)

Lampung Selatan (ANTARA) - Bidan desa membagikan masker secara gratis kepada warga di Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Provinsi Lampung, sebagai upaya membantu masyarakat melindungi diri dari paparan abu vulkanik akibat peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang dapat memengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah kepulauan dekat gunung api tersebut.

Bidan Desa Tejang Pulau Sebesi, Elies Permatasari di Lampung Selatan, Rabu mengajak masyarakat agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, terutama apabila terjadi hujan abu atau kondisi udara berdebu.

Selain membagikan masker, petugas kesehatan turut mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan segera membersihkan abu yang menempel di sekitar rumah dengan cara yang aman agar tidak kembali terhirup.

Upaya tersebut menjadi bagian dari pelayanan kesehatan sekaligus langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat abu vulkanik.

Warga Pulau Sebesi diharapkan tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta petugas terkait mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Masyarakat juga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan segera melapor kepada petugas kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan kesehatan lainnya setelah terpapar abu vulkanik.

Untuk diketahui aktivitas Gunung Anak Krakatau mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir. Pada Senin (17/8/2026), gunung api yang berada di perairan Selat Sunda tersebut tercatat mengalami 20 kali erupsi dalam sehari.

Dalam rangkaian aktivitas tersebut, kolom erupsi tertinggi dilaporkan mencapai sekitar 400 meter di atas puncak atau 557 meter di atas permukaan laut. Material abu kemudian dapat terbawa angin dan berdampak ke wilayah di sekitar gunung.

Kondisi tersebut juga menjadi perhatian karena Pulau Sebesi merupakan salah satu wilayah yang berada relatif dekat dengan Gunung Anak

Pewarta : Riadi Gunawan
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.