Banda Aceh (ANTARA) - Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pidie Mustafa Kamal menyatakan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di kabupaten itu dilakukan secara berjenjang dan berkala.
"Pengawasan dapur MBG dilakukan secara berjenjang dan berkala melalui koordinasi dengan koordinator kecamatan hingga ke kepala SPPG," kata Mustafa Kamal yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat.
Menurut dia, pengawasan mencakup aspek operasional dapur, keamanan dan kualitas pangan, kebersihan, pendataan penerima manfaat, distribusi MBG, administrasi, serta kepatuhan terhadap ketentuan dan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan BGN.
Mustafa Kamal menegaskan apabila ditemukan adanya kekurangan atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaan yang sifatnya lebih kepada hal-hal teknis dan administratif, maka perlu segera diperbaiki.
"Setiap temuan menjadi bahan evaluasi dan tidak dibiarkan tanpa tindak lanjut. Untuk pelanggaran yang bersifat serius, tentunya akan dilaporkan dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.
SPPG yang ditemukan belum memenuhi ketentuan, kata Mustafa Kamal, diberikan arahan dan pembinaan untuk segera melakukan perbaikan, sehingga menjadi lebih baik dan sesuai SOP.
"Kami juga memantau kembali untuk memastikan rekomendasi tersebut sudah dilaksanakan. Jika ditemukan pelanggaran lebih berat, akan diteruskan kepada pihak yang berwenang untuk mendapatkan penanganan sesuai aturan BGN," katanya.
Mustafa Kamal menyebutkan jumlah SPPG yang melayani program MBG di Kabupaten Pidie mencapai 55 unit. Sampai saat ini, masih ada satu kecamatan, yakni Mane, belum tersentuh program MBG karena masih menunggu arahan dari pusat.
Ia menambahkan pihaknya terus mendorong agar keberadaan SPPG semakin merata dan mampu menjangkau seluruh sasaran penerima manfaat sesuai dengan ketentuan program MBG.
Dalam pelaksanaannya, kata Mustafa Kamal, pemetaan wilayah dan satuan pendidikan terus dievaluasi agar pelayanan dapat semakin optimal dan tepat sasaran.
"Pada prinsipnya, kami berkomitmen menjaga tata kelola SPPG agar berjalan sesuai SOP, transparan, akuntabel, serta memastikan program MBG benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok penerima manfaat yang menjadi sasaran program," kata Mustafa Kamal.
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.