Elephants

BGN ingatkan warga Kepri waspadai penipuan percepatan buka SPPG

October 15, 2026

Tanjungpinang (ANTARA) - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Mayjen TNI Purnawirawan Trenggono mengimbau masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) mewaspadai modus penipuan oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan BGN dan menjanjikan percepatan pembukaan dapur satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

"Saat ini banyak oknum mengatasnamankan BGN. Mereka menjanjikan percepatan pembukaan SPPG, lalu meminta sejumlah uang sebagai imbalannya," kata Trenggono di Tanjungpinang, Kepri, Kamis.

Baca juga: BGN tambah 35 dapur SPPG di Kepri guna perluas penerima manfaat MBG

Trenggono menegaskan bahwa seluruh proses pembukaan dapur SPPG di Indonesia dilakukan melalui sistem yang terpusat di BGN, tanpa ada pungutan biaya sepeser pun.

Ia mengimbau masyarakat segera melapor ke aparat penegak hukum atau ke BGN apabila ada oknum mengatasnamakan BGN yang meminta imbalan uang dengan dalih mempermudah pembukaan dapur SPPG.

"Kalau ada yang begitu, lapor ke polisi dan ditangkap. Kita juga tegaskan, tak ada lagi istilah jual beli titik SPPG untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG)," ujarnya.

Dia mengatakan saat ini BGN terus memperbaiki tata kelola dan sistem MBG, termasuk sumber daya manusia, mulai dari BGN sampai jajaran di bawah.

BGN secara menyeluruh akan melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto, sehingga betul-betul bisa mewujudkan MBG berkualitas dan tepat sasaran.

Baca juga: BGN hentikan sementara 16 SPPG di Kepulauan Riau

Baca juga: Satgas: Keamanan pangan jadi perhatian khusus pelaksanaan MBG di Kepri

Wakil Kepala BGN mengapresiasi dukungan pemerintah daerah serta masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG di Kepri.

Dia menyebut MBG merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesa, termasuk ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.

"Program ini sangat baik apabila dikelola, direncanakan dan diselenggarakan sesuai ketentuan BGN. Kita ingin menciptakan MBG berkualitas dan tepat sasaran," kata Trenggono.

Pewarta: Ogen
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.