Kamis, 23 Juli 2026 - 12:48 WIB
Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyatakan dirinya akan meninjau langsung kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang roboh hampir 2 tahun dan tak kunjung diperbaiki pada Jumat, 24 Juli 2026.
Baca Juga
"Besok saya akan melakukan kunjungan ke lapangan," kata Pramono kepada wartawan, Kamis, 23 Juli 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pramono menuturkan, persoalan pendidikan, kesehatan dan sosial di Jakarta merupakan hal mendasar yang harus diperbaiki.
Baca Juga
Dia menyebut, kondisi SDN Kebayoran Lama 09 yang roboh hampir dua tahun itu pun telah menjadi tamparan bagi dirinya sebagai kepala daerah.
"Dan yang jelas bagi Jakarta, terutama bagi saya pribadi, pendidikan yang kemudian seperti itu benar-benar menampar muka saya lah gitu," tutur dia.
Baca Juga
"Makanya saya segera mengambil keputusan dan kalau saya bilang saya nggak tahu, memang jujur saya nggak tahu, baru tahu kemarin. Tetapi segera akan kita lakukan perbaikan. Kemarin sudah kita rapatkan, hari ini kita rapatkan untuk diputuskan," pungkas Pramono.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup sementara putaran Cakung di kawasan Cakung-Cilincing untuk mengurangi kepadatan arus kendaraan, khususnya antrean truk kontainer.
"Iya, jadi tadi kan kita lihat (semalam) padat banget ya, dan tidak bergerak sama sekali. Ternyata salah satunya adalah di putaran ini. Semua antre di sini. Oleh karenanya kita tutup putaran ini," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin.
Menurut Budi, antrean kendaraan yang panjang membuat arus lalu lintas tidak bergerak. Salah satu penyebab kemacetan berada di titik putaran Cakung yang menjadi lokasi kendaraan, terutama truk kontainer yang melakukan putar arah.
Budi menyebut, pihaknya mengalihkan arus kendaraan menuju kawasan Terminal Tanah Merdeka, yang dinilai lebih memadai sebagai tempat menunggu dibandingkan antre di badan jalan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Para pengemudi dapat beristirahat maupun menunggu hingga kondisi lalu lintas kembali normal atau sampai waktu yang tepat untuk melanjutkan perjalanan.
"Untuk para pengendara, bagi mereka yang menunggu lama di jalan, lebih baik mereka ke Terminal Tanah Merdeka. Dan itu bisa menampung 200 truk. Nah, ini kita arahkan semua agar mereka bisa ke sana. Seperti itu. Dan ini kita lihat antriannya tadi sudah mencair dan jauh, ya. Dan mereka bisa beristirahat di sana," jelas Budi.
Halaman Selanjutnya
Budi mengimbau, truk kontainer yang hendak melakukan putar arah agar mengikuti pengalihan yang telah disiapkan petugas menuju putaran lain maupun ke Terminal Tanah Merdeka. (Ant)