Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:51 WIB
Jakarta, VIVA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban jiwa akibat gempa bumi M 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah. Kini, totalnya menjadi 71 orang.
Baca Juga
"Jumlah korban ada bertambah satu orang menjadi 71 (meninggal dunia), yaitu di Kabupaten Nagekeo," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, dalam konferensi pers, Rabu, 19 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Untuk jumlah total pengungsi yang banyak saat ini menurut catatan kami sebanyak 59.647 orang dan yang terbanyak ini ada di Manggarai sebanyak 20.433 orang," sambungnya.
Baca Juga
Berton mengatakan BNPB turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban gempa NTT.
"Kami segenap pemerintah maupun kementerian/lembaga yang ada mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya keluarga kita yang saat ini ada di tempat tempat pengungsian dan daerah terdampak di NTT," ungkap dia.
Baca Juga
Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto selaku inspektur Upacara Detik-Detik Proklamasi mengajak seluruh elemen bangsa untuk mendoakan warga terdampak bencana gempa di Sumatra dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal itu disampaikan Kepala Negara saat memimpin mengheningkan cipta pada upacara HUT Ke-81 RI, Senin, 17 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saudara-saudara sekalian marilah kita mengheningkan cipta mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan bangsa, yang telah berkorban jiwa dan raga untuk kemerdekaan dan kehormatan bangsa indonesia. Serta, mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak bencana alam, di Sumatra, NTT dan di wilayah-wilayah Indonesia lainnya. mengheningkan cipta mulai," kata Prabowo.
Suasana mengheningkan cipta tampak khidmat. Para pejabat, tamu undangan, dan peserta upacara lainnya menundukkan kepala.
Waka Komisi X DPR Usul Pembangunan Sekolah Darurat di NTT: Agar Proses Belajar Tetap Berjalan
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani meminta agar pemerintah membuatkan sekolah darurat bagi siswa terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
VIVA.co.id
19 Agustus 2026