Elephants

Bersihkan Jendela Secepat Kilat Jadi Ajang Kejuaraan Dunia

August 3, 2026

Liputan6.com, London - Membersihkan jendela mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi para peserta World Window Cleaning World Cup, pekerjaan tersebut membutuhkan kecepatan, ketelitian, dan latihan serius untuk menjadi yang terbaik.

Salah satu peserta yang menjadi sorotan adalah Terry Burrows, pria berusia 71 tahun yang masih aktif mengikuti kompetisi pembersih jendela profesional tersebut.

“Setengah orang-orang yang seumuran denganku tidak bisa melakukan apa yang kulakukan,” ujar Burrows.

Dikutip dari Oddity Central, Senin (3/8/2026), Burrows bahkan dijuluki sebagai “Usain Bolt” dalam dunia pembersihan jendela. Pada 2009, ia mencetak rekor dunia setelah membersihkan tiga jendela berukuran 114 x 114 sentimeter hanya dalam waktu 9,14 detik.

Rekor tersebut hingga kini belum berhasil dipecahkan maupun disamai peserta lain.

Dalam kompetisi tersebut, para peserta diwajibkan menggunakan peralatan standar yang telah ditentukan panitia. Perlengkapan itu meliputi squeegee berukuran 300 milimeter, aplikator T-bar berukuran 350 milimeter, penutup aplikator, satu ember air, deterjen pembersih kaca, dan kain lap.

Dengan peralatan tersebut, peserta harus membersihkan tiga jendela berukuran 114 x 114 sentimeter secepat dan seteliti mungkin.

Di bawah pengawasan tiga juri, peserta menggerakkan squeegee dengan pola tertentu di permukaan kaca. Setelah itu, mereka menggunakan kain lap untuk memastikan tidak ada bekas air maupun noda yang tertinggal.

Setelah merasa selesai, peserta harus meneriakkan kata “Stop!” untuk menghentikan penghitung waktu.

Kecepatan memang menjadi faktor penting, tetapi bukan satu-satunya penentu kemenangan. Setiap tetesan, garis, atau bekas sapuan yang tertinggal pada kaca akan membuat peserta mendapatkan penalti 0,5 detik.

Sementara itu, bekas sapuan tebal akan dikenai penalti lebih besar, yakni 1 detik.

Ketiga juri telah dilatih untuk mendeteksi berbagai ketidaksempurnaan pada kaca. Artinya, kesalahan sekecil apa pun dapat memengaruhi catatan waktu peserta.

Pemenang kompetisi ini berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar 1.000 pound sterling atau sekitar Rp24,2 juta.

Namun, bagi para peserta, kemenangan tidak hanya soal hadiah. Menjadi juara dunia dalam profesi yang sehari-hari dianggap sederhana menjadi kebanggaan tersendiri di kalangan pembersih jendela profesional.