Jakarta -
Persebaya Surabaya tidak sekadar mengejar peningkatan fisik dan taktik dalam pemusatan latihan (TC) di Thailand. Pelatih Bernardo Tavares juga ingin membangun kekompakan skuad sebelum menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Persebaya berangkat ke Thailand dari Surabaya pada Selasa (18/8/2026). TC tersebut digelar setelah Bajul Ijo menjalani rangkaian persiapan, termasuk tampil di Piala Presiden 2026 dan uji coba melawan Penang FC pada hari Sabtu (15/8).
Menurut Tavares, agenda di Thailand menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarpemain. Berada dalam satu lingkungan hampir sepanjang hari dinilai bisa membangun kebersamaan yang sulit didapat ketika tim menjalani rutinitas di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Target kami di pemusatan latihan ini adalah mempersiapkan tim dengan intensitas yang tinggi. Ketika berada di Indonesia, terkadang kami hanya bertemu saat latihan dan pertandingan. Di sini, para pemain bersama hampir 24 jam," kata Tavares, dikutip dari laman Persebaya.
"Situasi seperti ini membuat hubungan antarpemain lebih mudah terbangun. Kami membutuhkan kebersamaan seperti sebuah keluarga, karena ketika menghadapi masa-masa sulit, kami membutuhkan satu sama lain," ujarnya menambahkan.
Tavares menilai kekompakan bisa menjadi modal penting untuk menghadapi kompetisi yang panjang. Rasa saling percaya dan kebersamaan dibutuhkan ketika tim menghadapi situasi sulit sepanjang musim. Pemilihan Thailand sebagai lokasi TC juga bukan tanpa alasan. Tavares ingin pemain keluar dari rutinitas sekaligus mendapatkan pengalaman menghadapi lingkungan dan tantangan yang berbeda.
"Pemusatan latihan di negara yang berbeda juga memberikan motivasi baru bagi pemain. Lingkungan baru, lawan yang berbeda, dan suasana latihan yang berbeda akan membantu kami berkembang. Itu yang kami inginkan dari proses ini," tutur Tavares.
Selain membangun kekompakan, Tavares juga menjadikan TC di Thailand sebagai kesempatan membentuk mentalitas para pemain. Ia ingin setiap pemain memahami perannya, baik sebagai individu maupun bagian dari tim.
"Target lainnya adalah membangun mentalitas pemain agar mereka bisa memberikan lebih banyak untuk tim. Kami ingin mereka memahami arti menjadi pemenang sekaligus menjadi rekan setim yang baik," ucapnya.
Dengan demikian, TC Persebaya di Thailand diarahkan bukan hanya untuk meningkatkan kesiapan teknis. Tavares ingin membentuk tim yang lebih kompak, memiliki mental pemenang, dan siap saling mendukung ketika kompetisi mulai berjalan.
(mro/krs)