Elephants

Benarkah kopi bisa membakar lemak? Ini fakta dan risikonya

October 4, 2026

Jakarta (ANTARA) - Kopi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup masyarakat modern. Selain sebagai pendorong energi di pagi hari, minuman ini sering kali dipromosikan sebagai agen pembakar lemak alami yang ampuh.

Produk suplemen penurun berat badan pun hampir selalu mencantumkan kafein sebagai bahan utamanya. Namun, seberapa efektifkah kopi dalam membakar lemak tubuh, dan apa saja risiko yang perlu diwaspadai? Berikut ulasannya mengutip Healthline dan beberapa sumber lain.

Kafein adalah zat psikoaktif yang bekerja merangsang sistem saraf pusat. Secara medis, ada dua mekanisme utama bagaimana kafein dapat membantu proses penurunan lemak:

  1. Meningkatkan laju metabolisme (Thermogenesis): Kafein merangsang proses termogenesis, yaitu cara tubuh menghasilkan panas dan energi dari pencernaan makanan. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kafein dapat meningkatkan Resting Metabolic Rate (RMR) atau laju metabolisme basal sebesar 3–11 persen. Artinya, tubuh membakar lebih banyak kalori bahkan saat sedang beristirahat.
  2. Mendorong lipolisis: Kafein merangsang sistem saraf simpatik untuk mengirimkan sinyal ke sel-sel lemak agar memecah lemak tubuh (lipolisis). Proses ini meningkatkan kadar hormon epinefrin (adrenalin) dalam darah, yang memicu pelepasan asam lemak bebas ke dalam aliran darah untuk digunakan sebagai energi.

Baca juga: Kafein hingga minuman manis berisiko picu dehidrasi saat cuaca panas

Batasan dan efek toleransi tubuh

Meskipun kafein terbukti memicu pembakaran lemak, dampaknya tidak bersifat instan atau permanen tanpa pola hidup sehat:

Risiko konsumsi kafein berlebihan

Mengonsumsi kopi secara berlebihan demi mengejar efek pembakaran lemak justru membawa risiko kesehatan, antara lain:

Batas aman konsumsi kafein bagi dewasa sehat adalah 200–400 mg per hari (setara dengan 2 hingga 4 cangkir kopi hitam).

Baca juga: Penderita asam lambung boleh minum americano? Ini penjelasannya

Baca juga: ⁠Apa jadinya jika tubuh kebanyakan kafein?

Pewarta: Munifa Husna Haryanti
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.