Elephants

BBRMP Maluku optimalkan irigasi pertanian hadapi tantangan air di Buru - ANTARA News Ambon, Maluku

September 24, 2026

Ambon (ANTARA) - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku mengoptimalkan jaringan irigasi tersier di Kabupaten Buru untuk mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian di tengah tantangan pemenuhan air bagi petani.

“Upaya tersebut dilakukan melalui monitoring dan evaluasi jaringan irigasi tersier di sejumlah titik penerima bantuan di Kabupaten Buru,” kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan, di Ambon, Kamis.

Ia mengaku, petugas BBRMP Maluku Irfan Ohorella dan Anastasya Connie Bora turun langsung memantau kondisi serta perkembangan pembangunan jaringan irigasi untuk memastikan pelaksanaannya sesuai rencana dan kebutuhan di lapangan.

“Hasil pemantauan menunjukkan pembangunan jaringan irigasi bagi penerima manfaat Tahap I telah rampung dalam waktu empat bulan. Jaringan tersebut melayani lahan dengan luasan sekitar 15 hingga 50 hektare,” ujarnya.

BBRMP Maluku menilai keberadaan jaringan irigasi tersebut dapat meningkatkan ketersediaan air dan membantu petani mengelola lahan secara lebih berkelanjutan.

Sementara itu, pembangunan jaringan irigasi bagi penerima bantuan Tahap II masih berlangsung dengan progres sekitar 30 persen. BBRMP Maluku terus melakukan pemantauan hingga pekerjaan selesai agar manfaat bantuan dapat segera dirasakan petani.

Monitoring dan evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan dukungan infrastruktur pertanian dapat digunakan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan budidaya di Kabupaten Buru.

BBRMP Maluku juga terus memantau perkembangan pembangunan agar infrastruktur yang tersedia tidak hanya selesai secara fisik, tetapi dapat berfungsi sesuai kebutuhan di lapangan dan mendukung produktivitas lahan pertanian masyarakat.

Pewarta: Winda Herman
Uploader : Moh Ponting

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.