Elephants

BBM Diesel Masih Mahal, Penjualan Innova Reborn-Fortuner Merosot

August 10, 2026

Jakarta -

Harga BBM diesel yang masih tinggi rupanya bikin penjualan Fortuner dan Innova Reborn merosot. Toyota mencatat, penurunan penjualan sampai 30 persen!

Meroketnya harga minyak mentah dunia juga berpengaruh terhadap harga BBM diesel non-subsidi di Tanah Air. Harganya melonjak cukup signifikan, bahkan pada Mei 2026 sempat tembus Rp 30.000-an per liter. Kini harganya sudah mulai turun, namun masih di atas Rp 20.000 per liternya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenaikan harga BBM diesel itu rupanya turut mempengaruhi penjualan mobil yang menggunakan bahan bakar tersebut. Kijang Innova Reborn diesel dan Toyota Fortuner diesel misalnya, selama harga BBM diesel itu naik, penjualannya ikut merosot. Dibandingkan kuartal 1, penjualan Fortuner itu mencapai 30 persen sementara Innova Reborn diesel mencatatkan penurunan sebesar 20 persen.

"Dan memang kita masih ada challenge khususnya terhadap yang berbahan bakar diesel ya, karena kan memang kita harapkan bahwa, kita mensuggest customer kita mengisi bahan bakar diesel itu dengan yang non-subsidi," demikian dijelaskan Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor Bansar Maduma ditemui di GIIAS baru-baru ini.

Bansar menyebut kenaikan harga BBM diesel akan mempengaruhi biaya operasional kendaraan. Namun demikian, situasi ini diharapkan tidak berlangsung lama.

"Mudah-mudahan hanya shock sesaat. Pada saat mereka benar-benar menjalankan atau mengalami kenaikan harga tersebut, kemudian mereka menjalani setiap bulannya, mudah-mudahan mereka bisa beradaptasi, sehingga memberikan confidence buat mereka untuk membeli kendaraan diesel lagi," lanjut Bansar.

Anjuran BBM untuk Fortuner-Innova Diesel

Dikutip detikOto dari buku panduan manual Innova Reborn diesel, MPV tersebut dianjurkan menggunakan BBM dengan angka cetane 48 atau lebih tinggi. Angka cetane 48 tersebut ditemui pada Biosolar. Namun ada catatan tersendiri yang perlu diperhatikan. Dijelaskan kendaraan tanpa DPF sistem (untuk model Euro4), dianjurkan menggunakan bahan bakar diesel mengandung 50 ppm atau kurang sulfur.

Selanjutnya disebutkan juga kendaraan dengan sistem DPF, bahan bakar diesel mengandung 10 ppm atau kurang sulfur. Selanjutnya, Fortuner diesel dengan mesin 2GD-FTV berkapasitas 2.4L dan mesin 1GD-FTV berkapasitas 2.8L, dianjurkan menggunakan bahan bakar diesel yang digunakan mengandung 50 ppm atau kurang sulfur. Angka cetanenya 48 atau lebih tinggi.

Untuk bahan bakar dengan angka cetane 48 dapat ditemui pada jenis Biosolar. Kendati demikian, kalau bicara kandungan sulfur masih terbilang cukup tinggi. Dalam catatan detikcom, kandungan sulfur dari maksimum biosolar B30 bisa mencapai 2.500 ppm. Sementara disebutkan bahwa kandungan sulfur untuk model Euro4 kandungan sulfurnya 50 ppm. Bahan bakar dengan kandungan sulfur 50 ppm itu bisa ditemui pada Pertamina Dex serta Shell V-Power Diesel.

(dry/rgr)