Palangka Raya (ANTARA) - Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), bersama tim gabungan berhasil menemukan Muhammad Kaspi Rosyadi (12), korban tenggelam di Sungai Kahayan, Palangka Raya dalam kondisi meninggal dunia pada hari kedua operasi pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana di Palangka Raya, Senin, mengatakan bahwa korban ditemukan sekitar pukul 11.20 WIB atau sekitar 20 meter dari lokasi kejadian awal.
"Operasi SAR telah kami laksanakan secara maksimal bersama seluruh unsur yang terlibat. Korban berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian dalam kondisi meninggal dunia. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," kata Alit.
Korban yang merupakan warga Kampung Baru Campedak tersebut, sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Minggu (9/8) sekitar pukul 11.00 WIB saat berenang bersama temannya di Sungai Kahayan yang kondisinya sedang surut akibat kemarau.
Korban diduga terseret arus sungai saat bermain dan berenang bersama sejumlah temannya. Setelah menerima laporan kejadian, Tim SAR Gabungan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Memasuki hari kedua operasi, tim melakukan penyisiran permukaan dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian perkara (LKP) untuk menemukan korban.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada Senin sekitar pukul 11.20 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 20 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam.
"Selanjutnya, korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Palangka Raya untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan secara resmi dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi selanjutnya dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Alit mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah perairan, khususnya ketika berada di sungai yang memiliki arus cukup deras.
"Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada dan memperhatikan faktor keselamatan saat beraktivitas di sungai," ujarnya.
Operasi pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Polairud Polda Kalteng, Sabhara Polda Kalteng, Polresta Palangka Raya, BPBD, Dinas Perhubungan, relawan gabungan serta masyarakat setempat.
Pewarta: Rendhik Andika
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.