Elephants

Basarnas Bengkulu evakuasi mayat tanpa identitas di Mukomuko - ANTARA News Bengkulu

September 24, 2026

Kota Bengkulu (ANTARA) - Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas) Bengkulu mengevakuasi mayat tanpa identitas yang ditemukan di perairan Desa Lubuk Sanai, Kecamatan Koto Jaya, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

"Memang benar ada penemuan mayat tanpa identitas di pesisir pantai di Kabupaten Mukomuko dan saat ini korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Mukomuko," kata Kepala Basarnas Bengkulu Muslikun Sodik di Kota Bengkulu, Kamis.

Ia menyebut bahwa evakuasi tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat perihal penemuan mayat pada Kamis (24/9) pukul 08.20 WIB.

Tim yang ikut terlibat dalam proses evakuasi yaitu tim rescue dari Pos SAR Mukomuko, TNI, kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah dan masyarakat setempat.

Sebelumnya, pada Sabtu (12/9) Basarnas Bengkulu juga menerima laporan adanya penemuan mayat tanpa identitas di kawasan pesisir Sawang Bengkok, Desa Khayapu Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.

Usai dievakuasi jenazah yang ditemukan di Enggano telah di bawa menggunakan pesawat Susi Air dari Bandara Enggano menuju Bandara Fatmawati Soekarno pada Senin (14/9) pukul 07.58 WIB.

Penerbangan jenazah tersebut dampingi oleh dua petugas dari kepolisian untuk dilakukan otopsi guna memastikan identitas dan penyebab kematiannya.

Berdasarkan keterangan dari Polda Banten, diketahui bahwa hasil pencocokan antara DNA dan sampel antemortem terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara identik dengan identitas Surakman atau Sukarman (60) yang merupakan salah satu kru kapal cepat KM Arupadatu I yang membawa rombongan jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda, Pandeglang, Senin (7/9).

Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.