Elephants

Bantuan benih ikan nila tingkatkan ekonomi warga Sulawesi Tengah

September 19, 2026

Bantuan benih ikan nila tingkatkan ekonomi warga Sulawesi Tengah

Sabtu, 19 September 2026 14:48 WIB

Image Print

Sejumlah bantuan benih ikan nila yang diberikan kepada masyarakat di Desa Sibedi, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). ANTARA/Moh Salam

Kabupaten Sigi (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan bantuan benih ikan nila merah kepada kelompok budi daya dan kelompok masyarakat di Kabupaten Sigi guna memperkuat kemandirian ekonomi warga berbasis perikanan air tawar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng Yopie Patiro mengatakan penerima bantuan itu meliputi 10 kelompok yang terdiri atas empat kelompok budi daya dan enam kelompok masyarakat.

"Untuk bantuan benih ini didistribusikan dengan takaran 200 ekor benih per kantong untuk masing-masing kelompok penerima dengan total 2.000 benih ikan yang berikan kepada masyarakat," kata Yopie di Sigi, Sabtu.

Ia mengemukakan pemilihan wilayah Sigi sebagai pusat penyaluran dan distribusi bantuan benih ikan air tawar disebabkan banyaknya fasilitas unit pembenihan rakyat di wilayah tersebut.

"Untuk pemilihan benih ikan nila merah ini dengan mempertimbangkan efisiensi biaya dan kemudahan pemeliharaan serta perawatannya sehingga dapat dijangkau oleh masyarakat," ujar dia.

Menurut dia, untuk proses budi daya ikan nilai merah hingga siap panen hanya membutuhkan waktu hingga empat bulan.

"Tentunya ini memang program bersama Dinas Kelautan dengan teman-teman penyuluh perikanan dari kementerian termasuk juga dengan salah satu kelompok budi daya masyarakat," katanya.

Yopie menyebutkan sudah menyiapkan tim pengawas dan penyuluh perikanan yang bertugas untuk mendampingi para kelompok penerima bantuan secara berkala hingga masa panen tiba.

Sebelumnya Pemprov Sulteng menebar sebanyak 4.000 benih ikan nila merah di Desa Sibedi, Kabupaten Sigi, untuk memperkuat ketahanan pangan daerah termasuk menekan inflasi akibat kenaikan harga ikan laut di daerah tersebut.

Pewarta : Moh Salam
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026