Elephants

Bangka Tengah targetkan PAD Rp150 miliar pada 2027 - ANTARA News Bangka Belitung

September 24, 2026

Koba, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp150 miliar dalam KUA-PPAS APBD 2027.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Kamis, mengatakan target tersebut meningkat Rp11,1 miliar atau 7,94 persen dibandingkan target PAD 2026 sebesar Rp138,9 miliar.

"Sementara itu, pendapatan daerah masih menunggu kepastian formulasi Transfer ke Daerah (TKD) karena Peraturan Presiden tentang APBN 2027 belum ditetapkan," kata Algafry.

Penurunan pendapatan transfer, kata dia, berkaitan dengan formulasi perhitungan TKD yang masih menunggu penetapan Peraturan Presiden tentang APBN 2027.

Pemkab Bangka Tengah juga menetapkan belanja daerah tahun 2027 sebesar Rp910,2 miliar atau meningkat 8,20 persen dibandingkan belanja daerah 2026 sebesar Rp841,2 miliar.

Anggaran tersebut terdiri atas belanja operasi dan belanja modal sebesar Rp804,5 miliar, belanja tidak terduga Rp3,5 miliar serta belanja transfer Rp102,3 miliar.

Algafry mengatakan peningkatan belanja harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan diarahkan untuk memenuhi pelayanan dasar, belanja wajib dan mengikat serta prioritas pembangunan.

“Seluruh elemen, baik eksekutif maupun legislatif, dapat duduk bersama dan secara bijak menentukan skala prioritas belanja dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah,” ujarnya.

Dari sisi pembiayaan, penerimaan diproyeksikan Rp40 miliar yang bersumber dari estimasi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya, sedangkan pengeluaran pembiayaan nihil.

Dengan komposisi tersebut, KUA-PPAS APBD Bangka Tengah 2027 mengalami defisit Rp113,6 miliar. Setelah ditutup pembiayaan netto Rp40 miliar, masih terdapat kekurangan pembiayaan Rp73,6 miliar.

"Kekurangan tersebut perlu ditutup melalui peningkatan pendapatan, penambahan sumber pembiayaan serta rasionalisasi belanja berdasarkan skala prioritas," kata Algafry.

Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.