Elephants

Bandung Baheula: Maling 2 induk kambing dapat "Bonus" 3 anak kambing - ANTARA News Jawa Barat

September 11, 2026

Bandung (ANTARA) - Guys, kalau kalian pikir promo "buy 1 get 1" itu udah paling untung, mending dengerin dulu komedi satir dari persidangan Bandung tahun 1962 ini. Niatnya cuma mau gondol dua ekor, eh malah ketiban "bonus" tiga anak kambing yang berujung bikin masa depan si pelaku langsung surrender di tangan hakim! Minimal thinking dulu makanya sebelum beraksi ya.

Biar gak penasaran sama kelucuan sidangnya, langsung aja baca teks asli dari arsip Kantor Berita ANTARA edisi 5 Mei 1962 berikut:

Bandung 5 Mei 1962 (Antara) – Seorang terdakwa mendjalani sidang di Pengadilan Negeri Bandung dalam kasus mentjuri kambing.Di persidangan, saat mendjawab pertanjaan Hakim, terdakwa Endang mengatakan bahwa ia hanja mentjuri 2 ekor kambing.Hakim Mr nj. 

Wagijati Soetopo bertanja keheran2an : "Kenapa pemilik kambing2 itu menerangkan ketjurian 5 ekor, sedang terdakwa tjuma mengatakan 2 ekor.

"Endang mendjawab lagi : "Sebenarnja saja mau mentjuri 2 ekor sadja. Tapi baru kemudian saja ketahui, bahwa 3 ekor anak2 kambing mengikuti induknja. Saja tidak mengusir ke-3 anak kambing tsb."

"6 Bulan potong masa tahanan," bunji vonnis Pengadilan Negeri Bandung pagi ini.

(Sumber : Bulletin Antara 1962/Pusat Data dan Riset ANTARA /pdra.antaranews.com/Twitter : @perpusANTARA)

Plot twist di ruang sidangnya bener-bener bikin geleng-geleng kepala. Terdakwa bernama Endang ini awalnya kebingungan pas diinterogasi sama Hakim karena jumlah barang bukti yang dilaporkan korban gak sinkron. Si korban merasa kehilangan 5 ekor kambing, sedangkan Endang keukeuh cuma ngerasa ngambil 2 ekor induknya doang.

Pas ditanya lebih lanjut, alasan si Endang ini malah bikin seisi ruangan pengadilan tepuk jidat. Dengan polosnya dia mengaku gak ada niatan sama sekali buat nyolong anak kambingnya. Tapi pas dia lagi menggiring 2 induk kambing hasil jarahannya, ternyata 3 ekor anak kambingnya ikutan jalan mengekor di belakang. 

Bukannya diusir atau dikembalikan, si Endang malah let it flow aja bawa pulang semuanya.

Pewarta: Bandung Baheula
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.