Elephants

AWS Dorong Adopsi AI di Indonesia, Talenta Digital Jadi Tantangan

July 22, 2026

Jakarta -

Banyak perusahaan membutuhkan solusi AI untuk pengembangan bisnisnya. Amazon Web Services (AWS) mengatakan masih perlu banyak talenta digital untuk mendorong adopsi AI di Indonesia.

Untuk mendorong adopsi AI di Indonesia, AWS membuat banyak pelatihan AI dimana anak-anak muda Indonesia bisa mendapatkan sertifikasi AI. Tidak berhenti di situ, AWS juga membuat job fair yang mempertemukan industri dengan talenta digital.

"Memang tantangannya adalah, kalau cuma sekadar pelatihan knowledge saja, semua juga bisa. Tantangannya bagaimana nih beneran mereka bisa mendapat pekerjaan atau mereka bisa menjadi enterprise dengan bikin AI project sendiri," kata Head APJ Market Expansion & Strategic Partnerships, AWS T&C, Yashinta Bahana di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yashinta mengatakan dari sisi industri mereka mencari digital talent. Di sisi lain, sekolah atau institusi pendidikan juga terkadang tidak tahu apa yang dibutuhkan oleh industri. Hal itu yang dijembatani oleh AWS.

"Kebutuhan itu yang kita kerjakan dari situ, supaya pelatihannya itu cocok," jelas Yashinta.

Terobosan besar pernah dilakukan AWS di Indonesia pada 13 Oktober 2025. AWS bersama para guru dan 2.600 siswa dari 21 SMA di Jawa Barat memecahkan Guinness World Records untuk Most Application Made in an On-Site Generative AI.

Bertempat di SMK Negeri 1 Karawang, para siswa memakai generative AI untuk membuat aplikasi memakai PartyRock, sebuah platform Amazon Bedrock. Para siswa berhasil menciptakan 10.821 aplikasi Gen AI dalam satu hari.

"Kita ingin supaya anak-anak yang mungkin tadinya nggak berpikir masuk ke STEM, jadi tertarik masuk STEM dan itu juga yang diharapkan. Itu juga selaras dengan Komdigi yang Ibu Meutya Hafid inginkan," jelas Yashinta.

Strategi AWS adalah pelatihan digital yang dimulai dari usia muda, inklusif dan bisa diakses peserta disabilitas, misalkan program pelatihan cloud Terampil di Awan dan IndonesiapandAI. AWS punya beragam pelatihan AI dari yang level dasar sampai tingkat lanjut. AWS juga bisa melatih pegawai perusahaan untuk upskill soal cloud, security dan AI misalnya dengan Telkomsel.

Dalam kesempatan yang sama, Country Manager AWS Indonesia, Anthony Amni mengatakan semua teknologi infrastruktur yang dibawa AWS ke Indonesia berstandar global. Namun jika Amazon membawa teknologi anyar ke Indonesia namun SDM-nya tidak siap, maka teknologi itu akan mubazir.

"Kami ingin bisa menjadi tonggak untuk Indonesia digital melalui talenta dan teknologi," kata Anthony.

Sebelumnya, AWS secara global telah bekerja sama dengan para mitra dan pelanggan untuk adopsi AI. Vice President AWS Specialists and Partners, Ruba Borno mengatakan sebagian investasi AI di dunia mengalami hambatan dari uji coba ke produksi dan adopsi.

Sebagai solusi atas hambatan itu, AWS fokus pada 4 strategi yaitu membangun pondasi data secara strategis, membangun kepercayaan melalui keamanan dan verifikasi, mengubah budaya dan bukan sekadar mengubah teknologi, serta bekerja dengan para pakar yang tepat.

(fay/rns)

TAGS

LIHAT LAINNYA