Elephants

Astrid Widayani apresiasi penyelenggaraan pameran UMKM pada HUT Jateng

August 21, 2026

Astrid Widayani apresiasi penyelenggaraan pameran UMKM pada HUT Jateng

Jumat, 21 Agustus 2026 13:14 WIB

Image Print

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menghadiri pembukaan pameran UMKM di halaman Kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah, Semarang, Kamis (20/8/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Surakarta

Solo (ANTARA) - Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani memberikan apresiasi pada penyelenggaraan pameran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Jawa Tengah.

Menurutnya, pameran lintas daerah seperti ini menjadi ruang penting bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan potensi dan karakter unggulan masing-masing daerah.

“Pameran seperti ini sangat baik karena mempertemukan berbagai potensi UMKM dari daerah-daerah di Jawa Tengah. Ini bukan hanya soal transaksi, tetapi juga bagaimana kita saling mengenalkan produk, budaya, kreativitas, dan membuka peluang kolaborasi,” ujar Astrid saat menghadiri pembukaan pameran UMKM di halaman Kantor Gubernur dan DPRD Jawa Tengah, Semarang, Kamis.

Usai mengikuti seremoni pembukaan, Astrid langsung meninjau sejumlah stan UMKM. Ia melihat berbagai produk yang ditampilkan, termasuk stan dari daerah lain, sekaligus berdialog dengan para pelaku UMKM mengenai produk, proses produksi, hingga potensi pengembangannya.

Kota Surakarta turut ambil bagian dalam pameran tersebut dengan menampilkan sejumlah potensi unggulan, mulai dari Sanggar Seni Gogon, produk batik, hingga kuliner khas Solo seperti tengkleng dan nasi liwet. Kehadiran berbagai produk tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas budaya dan ekonomi kreatif Kota Solo kepada masyarakat dari berbagai daerah.

Astrid mengatakan keikutsertaan Solo dalam pameran tersebut menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa kekuatan UMKM tidak hanya terletak pada produknya, tetapi juga pada cerita, budaya, dan kreativitas yang menyertainya.

“Solo punya banyak kekuatan yang bisa kita tampilkan. Batik, kuliner, seni dan budaya semuanya memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi identitas kota. Ini yang harus terus kita dorong agar UMKM Solo semakin dikenal dan naik kelas,” katanya.

Pameran UMKM tersebut digelar pada 20–22 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Jawa Tengah dengan tema “Wolung Puluh Siji, Gumregut Nyawiji”. Lebih dari 100 tenant UMKM dari berbagai daerah di Jawa Tengah ambil bagian, dengan produk yang dipamerkan meliputi makanan dan minuman, kerajinan, fesyen, serta berbagai produk kreatif lainnya.

Pameran juga melibatkan pelaku UMKM dari sejumlah provinsi lain, di antaranya Jawa Timur, Sumatera Barat, Banten, dan Lampung. Selain UMKM, terdapat pula pameran program yang diikuti OPD Pemprov Jateng, BUMD/BUMN, swasta, lembaga lainnya, serta provinsi mitra yang telah menjalin kerja sama dengan Jawa Tengah.

Astrid menilai semangat pengembangan UMKM tersebut sejalan dengan upaya Kota Surakarta dalam memperkuat ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat.

“Yang paling penting adalah bagaimana UMKM tidak berhenti pada kegiatan pameran. Setelah bertemu, dikenal, dan mendapatkan pasar, harus ada tindak lanjut berupa kolaborasi, pemasaran yang lebih luas, serta pendampingan agar pelaku UMKM benar-benar bisa berkembang,” katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan UMKM merupakan urat nadi perekonomian daerah. Saat ini terdapat hampir 4,8 juta UMKM yang tersebar di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Pembinaan dilakukan melalui berbagai aspek, mulai dari akses permodalan, pemasaran hingga penguatan kemasan.

Pada Triwulan I 2026, Dinas Koperasi dan UKM Jawa Tengah tercatat membina 199.781 UMKM, meningkat 1.001 UMKM dibandingkan tahun sebelumnya. UMKM binaan tersebut mampu menyerap sekitar 1,38 juta tenaga kerja.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.