Jakarta (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya menemukan aset gardu hubung rusak di Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan setelah seorang pria ditemukan tewas tersengat listrik pada Selasa (1/9) malam.
"Berdasarkan pemeriksaan awal, ditemukan kondisi kerusakan pada sejumlah bagian aset PLN. Pintu Gardu Hubung yang sebelumnya dalam kondisi terkunci ditemukan dalam keadaan rusak dan terbuka," kata Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya Haris Andika dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Haris mengatakan setelah pihaknya menerima informasi terkait kejadian pada Gardu Hubung PLN di sekitar Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, PLN bergerak cepat melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap aset kelistrikan di lokasi.
Dengan demikian, PLN berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk melakukan pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut guna mengetahui penyebab serta kronologi kejadian tersebut.
Sebelumnya, seorang pria tanpa identitas ditemukan tewas diduga akibat tersengat listrik tegangan tinggi saat hendak mencuri kabel di gardu listrik yang digunakan untuk operasional kereta lintas raya terpadu (LRT) kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.
Korban kemudian naik ke lantai dua gardu tersebut dan diduga tersengat listrik bertegangan tinggi.
Polisi menduga korban berniat mengambil kabel di gardu listrik tersebut. Dugaan itu diperkuat dengan adanya gergaji besi dan kantong plastik yang dibawa korban.
Gardu listrik tersebut diketahui digunakan untuk mendukung operasional LRT.
Aliran listrik di lokasi sempat dimatikan sementara saat proses evakuasi korban dan dipastikan tidak mengganggu operasional LRT.
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.