Elephants

APRC Sumut Rally 2026 Dorong UMKM dan Pariwisata Simalungun

August 10, 2026

Sumut Rally 2026 digelar pada 7-9 Agustus 2026. Ajang tersebut menjadi putaran ketiga FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) sekaligus putaran keempat Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally IMI.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara, H Harun Mustafa, mengatakan sebanyak 45 peserta ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Enam pereli di antaranya berasal dari luar negeri, yakni Prancis, India, dan Malaysia.

Baca Juga: HUT RI Jadi Momentum PalmCo Perkuat SDM Lewat Kompetisi Olahraga

"Kehadiran puluhan peserta yang datang bersama kru, mekanik, ofisial, hingga penonton membuat aktivitas ekonomi di sekitar lokasi perlombaan ikut bergerak. Sejumlah sektor seperti penginapan, transportasi, kuliner, warung kopi, hingga pedagang suvenir mendapat tambahan aktivitas selama gelaran berlangsung," ucap Harun melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Lebih lanjut, Harun menjelaskan bahwa para pelaku UMKM yang berjualan di sekitar kawasan special stage (SS) perkebunan teh juga menjadi bagian dari perputaran ekonomi yang muncul selama penyelenggaraan.

"Tentunya dampak tersebut menjadi salah satu alasan mengapa penyelenggaraan olahraga otomotif mulai dilihat bukan hanya dari sisi kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan pariwisata dan ekonomi daerah," tegasnya.

Senada dengan Harun, Ketua Dewan Pembina IMI Sumatera Utara, Musa Rajekshah, mengatakan penyelenggaraan reli membutuhkan persiapan yang lebih kompleks dibandingkan sejumlah cabang olahraga otomotif lainnya.

"Reli ini tidak semudah dari kegiatan otomotif yang lain. Reli ini termasuk salah satu cabang olahraga di bawah IMI, yang memang memakan biaya cukup besar, serta banyaknya pihak yang harus terlibat, karena bukan di dalam sirkuit," kata Musa.

Musa sendiri turut ambil bagian sebagai pereli dalam Sumut Rally 2026 dan berhasil keluar sebagai juara pertama pada ajang APRC tersebut.

Menurutnya, penyelenggaraan reli di Sumatera Utara memiliki tujuan yang lebih luas. Ajang tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi pebalap untuk berkompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata daerah.

"Ini bukan sekadar melampiaskan hobi, tetapi juga mempromosikan pariwisata Danau Toba dan meningkatkan ekonomi rakyat," ujarnya.

Baca Juga: Laba Naik 90 Persen, PTPN IV PalmCo Setor Dividen Rp2,83 Triliun ke Negara

Pemanfaatan kawasan perkebunan teh sebagai lintasan reli internasional tidak terlepas dari dukungan PTPN IV PalmCo. Kawasan perkebunan tersebut telah beberapa kali digunakan sebagai lokasi penyelenggaraan Kejurnas Rally maupun APRC.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa mengatakan perusahaan terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, terutama dalam kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Penyediaan lahan perkebunan teh di Simalungun sebagai lintasan reli merupakan bentuk komitmen PTPN IV PalmCo dalam mendukung inisiatif strategis pemerintah dan IMI," kata Jatmiko.

Menurut Jatmiko, kawasan perkebunan yang merupakan aset BUMN memiliki potensi untuk dimanfaatkan dalam kegiatan yang memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat.

"Kami menyadari bahwa aset BUMN ini memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi. Kehadiran kompetisi sebesar APRC terbukti mampu menjadi katalis perputaran uang yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan para pelaku UMKM dan masyarakat desa setempat," ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjut Jatmiko, dukungan ini tentunya akan diberikan secara berkelanjutan. Seperti halnya pada tahun-tahun sebelumnya, kawasan kebun teh PalmCo juga digunakan sebagai arena balap Kejurnas Rally dan APRC.