AKURAT.CO Kasus vape yang mengandung etomidate kembali jadi perhatian publik setelah selebgram Julia Prastini alias Jule ditangkap polisi terkait dugaan penyalahgunaan zat tersebut. Jule ditangkap Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta di sebuah apartemen kawasan Jakarta Selatan pada Senin (14/9/2026).
Dalam penggeledahan, polisi menemukan empat cartridge vape, dengan satu di antaranya masih berisi zat yang disebut mengandung etomidate.
Lantas, apa itu etomidate dan mengapa zat yang sebenarnya dikenal dalam dunia medis ini ditemukan dalam vape? Etomidate merupakan obat anestesi umum intravena yang bekerja cepat untuk membantu membuat pasien tidak sadar saat induksi anestesi.
Baca Juga: Foto Viral Rambut Merah di Bali, Benarkah Jule dan Jefri Nichol Jalan Bareng?
Obat ini bukan zat yang dirancang untuk digunakan dengan cara dihirup melalui vape. Di Indonesia, etomidate juga memiliki status hukum yang berbeda dari sekadar obat anestesi biasa.
Berdasarkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2025, etomidate masuk Narkotika Golongan II, sehingga penyalahgunaannya di luar ketentuan medis dapat berhadapan dengan aturan narkotika.
Apa Itu Etomidate?
Etomidate adalah obat anestesi umum kerja singkat yang diberikan melalui suntikan intravena. Dalam praktik medis, obat ini digunakan terutama untuk induksi anestesi, yakni tahap ketika pasien dibuat tidak sadar sebelum menjalani tindakan operasi atau prosedur medis tertentu.
Etomidate memiliki onset yang sangat cepat. Label obat menyebutkan bahwa anestesi biasanya mulai terjadi dalam waktu sekitar satu menit setelah diberikan melalui intravena, sedangkan durasi efek anestesinya relatif singkat.
Obat ini juga dikenal karena relatif memberikan pengaruh lebih kecil terhadap sistem kardiovaskular dibandingkan sejumlah agen induksi anestesi lainnya. Karena karakteristik tersebut, etomidate dapat dipertimbangkan dalam kondisi tertentu, termasuk pada pasien yang kondisi kardiovaskularnya tidak stabil.
Etomidate Mengandung Apa?
Secara farmasi, kandungan aktif etomidate adalah senyawa etomidate itu sendiri. Sediaan injeksi etomidate yang digunakan dalam dunia medis dapat mengandung etomidate 2 mg per mL dengan propylene glycol sebagai salah satu bahan dalam formulasi.
Perlu dibedakan antara etomidate sebagai bahan aktif obat dan cairan vape yang ditemukan dalam kasus penyalahgunaan. Cairan vape ilegal yang mengandung etomidate bukanlah sediaan anestesi medis yang penggunaannya dapat dianggap aman hanya karena memiliki zat aktif yang sama.