Syukur dari 500.000 itu PNS yang direkrut adalah pustakawan, sehingga perpustakaan kita menjadi perpustakaan yang berkualitas dan representatif untuk sekolah-sekolah prioritas
Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengharapkan sebagian formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat dialokasikan kepada pustakawan, sehingga perpustakaan sekolah dapat berfungsi secara optimal mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
“Syukur dari 500.000 itu PNS yang direkrut adalah pustakawan, sehingga perpustakaan kita menjadi perpustakaan yang berkualitas dan representatif untuk sekolah-sekolah prioritas,” kata Fikri dikutip di Jakarta, Jumat, menanggapi rencana perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam rangkaian pembahasan APBN 2027.
Lebih lanjut Fikri menyampaikan terdapat rencana pengalihan lebih dari 230.000 PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu. Selain itu sekitar 900.000 PPPK penuh waktu akan mengikuti proses seleksi pada awal 2027 untuk menjadi PNS, dengan sekitar 500.000 formasi yang disiapkan.
Baca juga: Peran pustakawan penting jaga memori kolektif di tengah arus digital
“Jadi siap-siap bagi PPPK yang penuh waktu untuk seleksi memperebutkan formasi 500.000,” ujar Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX tersebut.
Fikri turut memberikan perhatian terhadap kebutuhan aparatur di sektor pendidikan, khususnya untuk mendukung Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan Garuda, dan Sekolah Nasional Terintegrasi.
Menurutnya, sekolah-sekolah prioritas perlu didukung fasilitas perpustakaan yang memadai serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu mengelolanya dengan baik.
Sebelumnya Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyatakan DPR berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru setelah pemerintah dan DPR menyepakati perbaikan status kepegawaian guru.
Lalu Hadrian mengatakan peningkatan kesejahteraan menjadi langkah berikutnya setelah pemerintah dan DPR memperbaiki status kepegawaian guru.
"Jadi klasternya kita perbaiki dulu, langkah berikutnya baru kesejahteraannya kita tingkatkan," katanya.
Baca juga: Komisi II: Guru PPPK bisa jadi PNS menjawab harapan masyarakat
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.