Jakarta, CNN Indonesia --
Carlo Ancelotti mengakui ada tawaran untuk melatih timnas Italia dan ia mengungkap alasan menolak tawaran tersebut.
Ancelotti gagal membawa Brasil berjaya di Piala Dunia 2026. Meski demikian, ia masih terikat kontrak dengan Selecao.
Di tengah situasi itu, Italia datang menawarkan kontrak sebagai pelatih tim nasional. Melatih negara sendiri tentu bisa jadi kebanggaan bagi Ancelotti sekaligus makin melengkapi riwayat perjalanan kariernya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Kemenangan Besar Timnas Belum Sebanding Pesta Gol Herdman di Kanada
- Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF: Penting Kejar Pesta Gol?
- Momen Indonesia Hajar Timor Leste 3-1 di Piala AFF
Namun Ancelotti menolak tawaran tersebut dan membantah nilai kontrak sebagai faktor penyebab. Ia memilih melanjutkan proyek yang sedang ia susun untuk timnas Brasil.
"Ini bukan soal [nilai] kontrak, itu bukan alasan."
"Itu [menolak] karena saya punya komitmen ke CBF dan negara ini [Brasil], karena negar aini sudah menyambut saya dengan hangat di tahun pertama ini," kata Ancelotti seperti dikutip dari ESPN.
Ancelotti mengungkapkan rasa terima kasih atas tawaran yang datang dari Italia. Namun waktu penawaran itu dirasa kurang tepat.
"Saya ingin bertahan di sini. Dan saya bertima kasih pada Federasi Italia, tentu saja, namun saya ingin bertahan di sini."
"Karena saya percaya ini adalah langkah yang tepat dan adil untuk bertahan di negara yang sudah menyambut saya dengan sangat hangat, [bekerja sama] dengan institusi yang sudah memberikan kesempatan saya untuk bekerja," tutur Ancelotti.
Timnas Italia sudah tiga kali gagal lolos ke Piala Dunia. Karena itu, mereka serius menggarap proyek untuk bangkit. Setelah Pep Guardiola dan Ancelotti menolak melatih Italia, Roberto Mancini kini ditunjuk sebagai pelatih timnas Italia.
[Gambas:Video CNN]
(ptr)