Elephants

Anak Perusahaan Astra Umumkan Pemenang Toyota Dream Car Art Contest ke-19

July 12, 2026

Jakarta -

Pernyataan kreativitas tidak boleh mati dan perlu dipupuk, benar adanya! Soalnya tanpa kreativitas bisa dipastikan siapa pun tidak akan bisa bergerak menjadi lebih baik. Menyadari hal tersebut, Toyota Indonesia terus mengajak anak-anak Indonesia untuk terus kreatif.

PT Toyota-Astra Motor (TAM), anak perusahaan Astra Internasional, mengumumkan daftar pemenang Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) ke-19, sebagai wujud nyata program edukasi inklusif Toyota.

Siapa yang sangka, Toyota mengumumkan antusiasme peserta terus meningkat dengan jangkauan yang semakin luas, mencerminkan semangat anak-anak Indonesia dalam menuangkan imajinasi, kreativitas, serta kepedulian terhadap isu sosial dan lingkungan melalui karya seni. Pencapaian ini merupakan bagian dari transformasi TDCAC dalam empat tahun terakhir menjadi program edukasi berkelanjutan yang berfokus pada pengembangan pola pikir kreatif anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengusung tema Inspire the World with Your Dream, TDCAC ke-19 merupakan kontribusi Toyota dalam mewujudkan pilar pendidikan Toyota Berbagi Ilmu melalui program pendidikan inklusif serta pengembangan pemikiran kreatif dan berkelanjutan bagi anak Indonesia," kata President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Takuya Yokohama.

"Kami berharap karya yang dihasilkan dapat semakin relevan sebagai solusi terhadap tantangan sosial masyarakat dan menjadi inspirasi bagi masa depan yang lebih baik untuk semua," Yokohama menambahkan.

daftar pemenang Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) ke-19.daftar pemenang Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) ke-19. Foto: dok. Toyota Astra Motor

Melalui TDCAC, Toyota Indonesia mengajak generasi muda untuk mengembangkan ide kreatif mengenai solusi mobilitas masa depan. Anak-anak didorong untuk menjadikan tantangan sosial dan lingkungan sebagai inspirasi dalam menciptakan desain yang kreatif, solutif, dan berpotensi dikembangkan sebagai solusi mobilitas masa depan. Hal ini sejalan dengan visi Toyota 'Creating Mobility for All' dan misi 'Producing Happiness for All'.

Sebagai bagian dari pilar pendidikan Toyota Berbagi Ilmu, TDCAC dikembangkan sebagai program pendidikan berkelanjutan, tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga platform pembelajaran kreatif jangka panjang, sejalan dengan transformasi program sejak TDCAC ke-16.

Karya para pemenang TDCAC tahun ini menunjukkan imajinasi anak-anak Indonesia yang semakin kreatif, dekat dengan isu sehari-hari, dan penuh empati terhadap lingkungan serta masyarakat.

(Baca Halaman Kedua untuk Para Pemenangnya)

Pemenang Kategori 1, Usia Di bawah 8 Tahun

Muhammad Ninoor Firdaus, usia 5 tahun asal Banjarbaru menghadirkan karya "Mobil Penolong Orang & Hewan yang Terkena Rabies". Melalui karya ini, Ninoor membayangkan sebuah mobil yang dapat memberikan pertolongan medis bagi manusia yang terkena gigitan hewan rabies, sekaligus membantu vaksinasi, evakuasi, dan perawatan hewan yang terinfeksi agar dapat kembali sehat dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

daftar pemenang Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) ke-19.daftar pemenang Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) ke-19. Foto: dok. Toyota Astra Motor

Arashya Darmaya, usia 6 tahun asal Bengkulu menampilkan karya "Mobil Pengubah Kebisingan Menjadi Kenyamanan". Terinspirasi dari suara bising di sekitarnya, Arashya menciptakan ide mobil yang mampu meredam kebisingan dan mengubah partikel suara bising menjadi energi yang bermanfaat, sehingga kehidupan sehari-hari dapat terasa lebih nyaman dan tenang.

Sementara itu, Afsheena Qaireen Zivana, usia 4 tahun asal Jakarta Barat menggambarkan "Mobil Lumba-Lumba Penakluk Banjir". Terinspirasi dari lumba-lumba yang cekatan, ramah, dan bersahabat, karya ini menghadirkan kendaraan penyelamat yang mampu membantu korban banjir dengan cara yang gesit, ramah lingkungan, dan tetap memberikan rasa aman bagi anak-anak maupun masyarakat.

Pemenang Kategori 2, Usia 8-11 Tahun

Khalif Arziqi Nasution, usia 11 tahun asal Surabaya menciptakan "Toyota Hair-House Car". Karya ini berangkat dari kepedulian terhadap limbah potongan rambut yang sering terbuang begitu saja. Dalam imajinasinya, Khalif menciptakan mobil yang dapat mengumpulkan, mengeringkan, dan mengolah limbah rambut menjadi material bangunan yang kuat untuk membangun rumah ramah lingkungan yang aman, nyaman, dan terjangkau.

daftar pemenang Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) ke-19.daftar pemenang Toyota Dream Car Art Contest (TDCAC) ke-19. Foto: dok. Toyota Astra Motor

Aqueena Dphilosophia Nofianda, usia 10 tahun asal Bengkulu menghadirkan "Mobil Filter Kata-Kata Kasar". Melalui karya ini, Aqueena mengajak masyarakat untuk lebih menjaga tutur kata dan membiasakan ucapan baik seperti tolong, maaf, dan terima kasih. Mobil impiannya digambarkan mampu menyaring kata-kata kasar dan mengubahnya menjadi ucapan yang lebih baik, sehingga dunia menjadi tempat yang lebih damai, santun, dan menyenangkan.

Shaqilla Sakina A. Putri, usia 11 tahun asal Yogyakarta menampilkan "Mobil Mural Sahabat Disabilitas". Karya ini menggambarkan kendaraan berbentuk kapsul masa depan yang dirancang untuk membantu anak-anak disabilitas ikut berkarya dalam lomba mural. Dengan fasilitas gambar digital, kapsul transparan, sistem katrol, dan lengan robot, mobil ini membuka kesempatan bagi semua anak untuk merasakan kesenangan berkreasi bersama.

Pemenang Kategori 3, Usia 12-15 Tahun

Evan Radithya Nio, usia 15 tahun asal Jakarta Utara menghadirkan karya "Flood Rescue Car". Terinspirasi dari bencana banjir yang terjadi di Sumatra, Evan membayangkan kendaraan penyelamat yang terinspirasi dari alam, dengan lapisan luar seperti sisik ikan untuk bergerak lincah di air serta tentakel seperti gurita untuk menjangkau dan menyelamatkan korban banjir. Karya ini menunjukkan bagaimana inspirasi dari alam dapat menjadi solusi inovatif untuk membantu sesama.

Livia Titania Putri, usia 12 tahun asal Bandung menampilkan karya "The Driven Sanctuary". Dalam imajinasinya, Livia menciptakan mobil masa depan bertenaga panel surya yang dapat menjadi laboratorium sementara untuk merawat tumbuhan dari Bumi maupun planet lain. Digambarkan beroperasi di Mars, kendaraan ini membawa pesan tentang pentingnya menjaga kehidupan dan mendukung pertumbuhan flora, bahkan dalam bayangan masa depan di luar Bumi.

Aisyah Dzakira Khansa, usia 13 tahun asal Denpasar menghadirkan "The Smart Stroller Car: Mobil Penerjemah Tangisan Bayi". Kendaraan bertenaga surya ini dirancang sebagai sahabat bagi orang tua baru, dengan teknologi kecerdasan buatan yang dapat menerjemahkan tangisan bayi menjadi visual hologram, seperti tanda lapar, mengantuk, atau sakit. Melalui karya ini, Aisyah membayangkan solusi mobilitas yang membantu orang tua memahami kebutuhan bayi dengan lebih cepat dan menciptakan hubungan keluarga yang lebih harmonis.

"Selamat kepada para pemenang TDCAC ke-19. Sejalan dengan semangat Toyota Ada Untuk Indonesia, transformasi TDCAC mencerminkan komitmen Toyota untuk membuka ruang berkarya yang lebih inklusif bagi anak-anak dari berbagai daerah. Kolaborasi dengan para pemangku kepentingan pendidikan turut meningkatkan kualitas peserta dan memperkaya wawasan guru sebagai pihak yang dekat dengan anak didik. Karya yang dihasilkan semakin otentik, visioner, segar, dan unik sebagai ide solusi mobilitas masa depan yang berdampak luas, universal, dan berkelanjutan," jelas Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Jap Ernando Demily.

Halaman 2 dari 2

(lth/rgr)