Elephants

Alumni PCINU dorong peningkatan kualitas perguruan tinggi NU - ANTARA News Megapolitan

August 17, 2026

Bogor (ANTARA) - Forum Silaturahmi Alumni Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Internasional mendorong peningkatan kualitas perguruan tinggi NU melalui penguatan jejaring alumni dan PCINU di berbagai negara.

Ketua Panitia Halaqoh Pendidikan Tinggi NU Abdul Latif Malik dalam keterangannya di Bogor, Jawa Barat, Senin, mengatakan upaya tersebut akan dibahas dalam Halaqoh Pendidikan Tinggi NU yang digelar paralel dengan Muktamar ke-35 NU.

"Halaqoh ini bukan hanya sekadar untuk kangen-kangenan saat studi di luar negeri dulu, namun juga merupakan salah satu sumbangsih aktivis NU yang masih aktif di mancanegara dan alumni-alumni PCINU luar negeri," kata Abdul Latif yang juga Katib Syuriah PBNU.

Halaqoh bertema "Peran Alumni & PCINU Internasional Dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Tinggi & Pengembangan Ekosistem Industri Halal di Indonesia" itu dijadwalkan berlangsung bersamaan dengan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, 27-31 Agustus 2026.

Menurut Abdul Latif, forum tersebut diharapkan menghasilkan berbagai masukan dan solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di lingkungan NU pada masa mendatang.

Terlebih, kata dia, PCINU saat ini telah tersebar di sekitar 33 negara di berbagai belahan dunia. Sebagian besar di antaranya memiliki hak suara dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Ia menjelaskan jejaring internasional tersebut menjadi salah satu potensi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kualitas perguruan tinggi NU, termasuk membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan.

Sebagai salah satu langkah konkret, dalam rangkaian halaqoh juga dijadwalkan penandatanganan perjanjian kerja sama pengembangan kualitas pendidikan tinggi NU antara Konsorsium Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dan Universitas Indonesia (UI).

Kerja sama tersebut melibatkan sejumlah fakultas di UI, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Psikologi, serta Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

Selain membahas pendidikan tinggi, Abdul Latif mengatakan halaqoh juga mengangkat pengembangan ekosistem industri halal di Indonesia serta jaminan dan kualitas produk halal dalam lingkup global.

Sejumlah tokoh dijadwalkan menjadi narasumber, antara lain Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf Hasyim, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hassan, dan Rektor UI Heri Hermansyah.

Kemudian, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Ketua Umum PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Kamaruddin Amin, Komisaris Utama Bank Syariah Nasional Bahrullah Akbar, serta Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan Fathan Subchi.

Forum tersebut juga dijadwalkan menghadirkan narasumber dari luar negeri, yakni Penasihat Menteri Wakaf Suriah Mu'taz As Subayni Ad Dimasqi.

Abdul Latif berharap pertemuan alumni dan pengurus PCINU tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan tinggi NU sekaligus memperkuat peran jejaring NU di tingkat internasional.

Pewarta: Antara
Editor : M Fikri Setiawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.