Elephants

Airlangga Ungkap Arah Kebijakan Ekonomi 2027: Bursa Mineral-PFII

August 14, 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan arah kebijakan ekonomi pemerintah pada 2027. Hal ini termasuk mesin pertumbuhan dan bauran kebijakan makro.

Menurut Airlangga, ada tiga mesin pertumbuhan. Pertama, sektor bernilai tambah tinggi, seperti digitalisasi, semikonduktor dan artificial intelligence (AI). Ini dilakukan untuk memperkuat nilai tambah keterkaitan antarsektor, termasuk ekosistem motor listrik nasional.

"Kedua, revitalisasi sektor ekonomi atau resilien seperti pertanian dan energi, termasuk pendirian bursa mineral. Indonesia memiliki harga sendiri sebagai reference price," kata Airlangga, Jumat (14/8/2026).

Ketiga, peningkatan daya saing investasi dan ekspor melalui deregulasi dan debottlenecking, optimalisasi perjanjian nasional dan pembentukan Pusat Financial Internasional Indonesia (PFII).

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan bauran kebijakan makro, fiskal, moneter dan investasi yang melibatkan BPI Danantara dan sektor swasta. Adapun, arah kebijakan ekonomi ini ditopang oleh empat prasyarat utama, investasi yang atraktif, kepastian regulasi, stabilitas makro dan APBN yang pruden dan stabil.

Asumsi Dasar Ekonomi Makro RAPBN 2027

Postur dan Fiskal RAPBN 2027

Sasaran Pembangunan 2027

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]