Elephants

8 Tahun setelah 31 Emas, Indonesia Targetkan 4 Emas di Aichi-Nagoya

September 2, 2026

Jakarta, CNN Indonesia --

Tepat delapan tahun lalu, 2 September 2018, Asian Games 2018 resmi ditutup di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kontingen Merah Putih menutup pesta olahraga terbesar di Asia tersebut dengan torehan 31 medali emas, 24 perak, dan 43 perunggu.

Capaian tersebut membawa Indonesia finis di posisi keempat klasemen medali di bawah China, Jepang, dan Korea Selatan. Torehan 31 emas sekaligus menjadi pencapaian terbaik Indonesia sepanjang keikutsertaan di pesta olahraga Asia.

Kini, delapan tahun setelah kesuksesan tersebut, Indonesia akan kembali berlaga di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Ajang yang berlangsung di Jepang itu dijadwalkan dimulai pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pilihan Redaksi

Indonesia telah menetapkan target minimal empat medali emas pada Asian Games kali ini. Kontingen Merah Putih juga diperkuat 432 atlet yang akan bertanding di 35 cabang olahraga, serta didampingi oleh 148 pelatih dan official.

Target empat emas tersebut menjadi tantangan tersendiri jika melihat perjalanan Indonesia pada edisi sebelumnya di Hangzhou 2022.

Pada Asian Games 2022, Indonesia mengoleksi empat emas hingga 3 Oktober. Empat emas tersebut berasal dari menembak, angkat besi, panjat tebing, dan BMX Racing.

Namun, Indonesia kemudian mampu menambah tiga emas pada hari-hari terakhir sehingga mengakhiri Asian Games 2022 dengan tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu. Indonesia finis di posisi ke-13 klasemen akhir. Penurunan peringkat dibanding empat tahun sebelumnya.

[Gambas:Video CNN]

Dengan demikian, target empat emas di Aichi-Nagoya 2026 lebih sedikit dibanding emas yang dibawa pulang pada 2022 dan menjauh dari capaian pada 2018.

Tanpa status sebagai tuan rumah, 432 atlet Indonesia akan berusaha memenuhi target empat emas sekaligus membuka peluang untuk melampaui target tersebut di Aichi-Nagoya.

(nam/nva)