Jakarta -
Semarang termasuk salah satu kota yang punya beragam kuliner menarik. Di antaranya ada yang terkenal enak sejak dulu. Bahkan, usianya lebih tua dari Indonesia!
Selain Jogja atau Solo, ada juga kota Semarang di Jawa Tengah yang terkenal dengan kuliner enaknya. Kota ini menjadi titik pertemuan berbagai budaya dan sejarah sejak ratusan tahun lalu.
Hal tersebut lantas memengaruhi ragam kuliner di kota ini. Bahkan, tidak sedikit penjual makanan atau tempat makan di Semarang yang usianya jauh lebih tua dari kemerdekaan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, kuliner-kuliner di Semarang tersebut masih eksis sampai sekarang. Bahkan, menjadi destinasi wajib ketika para pelancong mampir ke kota ini.
Berikut 7 kuliner legendaris di Semarang yang usianya lebih tua dari Indonesia!
1. Toko Oen sejak 1936
Toko Oen Semarang termasuk salah satu yang sangat legendaris. Foto: detikFood
Toko Oen termasuk salah satu destinasi wajib kalau mampir ke Semarang. Selain menikmati es krim klasik, di sini kamu juga bisa merasakan suasana masa lampau.
Toko Oen sudah berdiri sejak tahun 1936, menawarkan es krim klasik dan menu-menu yang dipengaruhi kuliner Belanda.
Menu es krim klasik yang bisa dicoba ada Pofferthes Ice Cream dan Pannekoek Ice Cream. Keduanya disajikan dengan beberapa pilihan es krim mulai dari mocha, vanilla, cokelat, sampai strawberry.
Selain es krim, di sini kamu juga bisa mencoba camilan kroket, risoles, lumpua, bitterballen, hingga makanan berat, seperti bistik hamburg dan pasta.
Harga menunya dibanderol mulai dari Rp35.000-an. Lokasi Toko Oen bisa ditemukan di Jalan Pemuda Nomor 52, Semarang.
2. Lumpia Mbak Lien
Hadir juga Lumpia Mbak Lien yang lokasinya tak jauh dari Toko Oen. Foto: Getty Images/iStockphoto/yuliang11
Kuliner khas Semarang satu ini sudah buka sejak tahun 1930-an dan masih eksis sampai sekarang. Lokasi Lumpia Mbak Lien tak jauh dari Toko Oen.
Sampai saat ini total penjualan per harinya pun bisa mencapai 1.000 lumpia.
Lumpia di sini punya isian standar seperti rebung, telur orak-arik, suwiran ayam, dan potongan udang. Penyajiannya ada yang basah ada juga yang kering.
Namun, kini mereka juga punya isiannya kekinian, seperti kepiting, keju mozarella, smoked beef, hingga jamur.
Harganya lumpia per buahnya dibanderol mulai dari Rp18 ribuan.
Lumpia Mbak Lien bisa ditemukan di Jl. Pemuda Gg. Grajen No.1, Pandansari, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang.
3. Lumpia Gang Lombok
Suasana di kedai Loenpia Gang Lombok Semarang, Senin (25/3/2024). Foto: Afzal Nur Iman/detikJateng
Lumpia termasuk salah satu kuliner yang wajib dicoba kalau ke Semarang. Salah satu penjual lumpia legendaris di kota ini adalah Lumpia Gang Lombok, yang sudah berdiri sejak tahun 1940-an.
Lumpia ini diperkenalkan oleh pasangan Jawa-Tionghoa. Sejak awal mereka menawarkan lumpia dengan isian rebung bambu, telu, dan udang. Awalnya hanya ditawarkan dengan berkeliling di kawasan Pecinaan, Semarang sampai akhirnya mendapat tempat di Gang Lombok.
Lumpia Gang Lombok tersedia dalam versi basah dan goreng. Untuk versi basah bisa tahan 12 jam dan goreng bisa tahan sampai 24 jam.
Harga per buahnya dibanderol sekitar Rp20 ribu. Lokasi tepatnya ada di Gang Lombok no.11, Semarang.
4. Es Puter Cong Lik
Es Puter Cong Lik yang populer sejak 1970 di Semarang Foto: detikFood/Christopher Radyaputra
Kuliner berupa es krim tradisional ini juga termasuk yang usianya lebih tua dari Indonesia, karena sudah buka sejak tahun 1944.
Tersedia empat menu varian es putar, yaitu kelapa, cokelat, alpukat, dan durian. Di antaranya varian durian jadi yang paling laris.
Seporsi es putar disajikan dengan topping berupa daging kelapa, pacar cina, dan potongan roti. Jika mau lebih lengkap lagi bisa pakai topping buah durian dan siwalan atau lontar.
Harga es puter dibanderol sekitar Rp20.000 sampai Rp40.000.
Lokasinya bisa ditemukan di Jalan KH. Ahmad Dahlan No. 11, Semarang, Jawa Tengah.
5. Sate dan Gule Kambing 29
Kenikmatan sate dan gula kambing di sini tidak perlu diragukan lagi. Gerainya sudah berdiri sejak tahun 1945, terkenal menawarkan sate kambing empuk dan gulai kaya rempah.
Sate kambingnya sendiri bisa minta daging saja atau campur dengan ati, jantung dan ginjal. Seporsi sate disajikan bersama irisan bawang merah, sambal rawit merah, dan seiris jeruk nipis.
Selain sate dan gule kambing, di sini juga tersedia menu sate buntel, sum-sum, dan balungan.
Harga 10 tusuk sate dibanderol sekitar Rp82.500. Lokasi tepatnya ada di depan Gereja Blenduk, di kawasan wisata Kota Lama Semarang, tepatnya di Jalan Letjen Suprapto nomor 29.
6. Tahu Gimbal Pak Man
Tahu Gimbal Semarang satu ini juga tergolong legendaris. Foto: detikfood
Jajanan tahu gimbal juga tidak boleh dilewatkan saat mampir ke Semarang. Salah satunya bisa dicoba di Tahu Gimbal Pak Man yang sudah berdiri sejak tahun 1950-an.
Dinamakan ‘gimbal’ karena terdiri dari potongan tahu goreng, lontong, tauge, kol mentah, telur dadar, dan gimbal udang. Rasanya semakin spesial karena disajikan bersama saus kacang yang pakai petis dan bawang putih mentah.
Seporsi tahu gimbal dibanderol dengan harga Rp25 ribu. Tahu Gimbal Pak Man bisa ditemukan di Jl. Plampitan No. 54, Bangunharjo, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang.
7. Soto Bangkong Semarang
Sajian soto berkuah legendaris juga bisa ditemukan di Semarang. Namanya Soto Bangkong yang sudah ditawarkan sejak tahun 1950 silam.
Menunya adalah soto ayam dan ayam goreng. Seporsi soto dibanderol seharga Rp17.000, isiannya ada suwiran daging ayam kampung, bihun atau soun, tauge, irisan tomat, serta taburan bawang putih dan bawang merah. Lalu disiram dengan kuah bening kecokelatan.
Seporsi soto bisa dilengkapi dengan sate ayam, sate tempe, hingga perkedel.
Soto Bangkong bisa ditemukan di Ruko Bangkong Plaza, Jalan Majapahit Nomor 1, Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Bikin Kalap! Tempat Makan Murah di Gading Serpong yang Punya Aneka Sayur Enak"
[Gambas:Video 20detik]
(aqr/adr)