Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:08 WIB
VIVA – Film Ayah, Aku Mau Cerita menjadi salah satu tontonan Indonesia yang menarik perhatian pada Agustus 2026. Bukan hanya karena mengangkat konflik keluarga yang penuh tekanan, film ini juga mempertemukan kembali pasangan suami istri Vino G Bastian dan Marsha Timothy dalam karakter yang berseberangan.
Baca Juga
Berbeda dari sejumlah proyek sebelumnya, keduanya kali ini tidak hadir sebagai pasangan yang harmonis. Vino memerankan Andi Budiman, seorang ayah sederhana yang terjebak dalam persoalan besar setelah putrinya mengalami kejadian traumatis. Sementara Marsha memainkan karakter dengan sudut pandang berbeda yang membuat konflik cerita semakin kompleks.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Film garapan Danial Rifki ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Sebelum menontonnya, berikut sejumlah fakta menarik Ayah, Aku Mau Cerita yang sayang dilewatkan.
Baca Juga
1. Vino dan Marsha Jadi Rival di Layar
Salah satu daya tarik utama film ini adalah pertemuan Vino G Bastian dan Marsha Timothy. Di kehidupan nyata, keduanya merupakan pasangan suami istri. Namun, hubungan tersebut justru berbanding terbalik dengan karakter yang mereka mainkan.
Baca Juga
Dalam film, keduanya berada di sisi yang berbeda dan memiliki pandangan masing-masing mengenai persoalan yang dihadapi.
Perbedaan tersebut membuat chemistry Vino dan Marsha tidak dibangun melalui hubungan romantis, melainkan lewat ketegangan dan konflik emosional.
Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi keduanya karena mereka harus meyakinkan penonton bahwa karakter yang dimainkan benar-benar memiliki kepentingan dan keyakinan berbeda.
2. Vino G Bastian Rela Naik Berat Badan
Demi mendapatkan penampilan yang sesuai dengan karakter Andi Budiman, Vino melakukan perubahan fisik. Berat badannya bahkan naik lebih dari 5 kilogram.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Perubahan tersebut dilakukan agar karakter Andi terlihat lebih sesuai sebagai seorang ayah yang memiliki anak berusia SMA. Vino menjelaskan bahwa setelah melihat versi orisinal film dan mendapat masukan dari produser, ia diminta membuat penampilannya terlihat sedikit lebih tua. Namun, ia memilih tidak menggunakan riasan berupa kerutan untuk memberikan kesan usia pada karakternya.
Vino memilih pendekatan melalui perubahan bentuk tubuh, bukan sekadar menambahkan efek usia pada wajah. Hal tersebut juga berkaitan dengan kebiasaan karakter Andi yang digambarkan lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk dan menonton film.
Halaman Selanjutnya
3. Karakter Andi Bukan Sosok Ayah yang Sempurna