Elephants

5 manfaat daun sirsak yang telah diteliti, apa saja?

September 15, 2026

Jakarta (ANTARA) - Daun sirsak menjadi salah satu bahan herbal yang cukup banyak digunakan masyarakat. Tanaman dengan nama ilmiah Annona muricata L. ini mengandung berbagai senyawa bioaktif yang membuatnya terus diteliti untuk mengetahui potensi manfaatnya bagi kesehatan tubuh.

Daun sirsak diketahui mengandung senyawa fenolik, flavonoid, alkaloid dan asetogenin. Sejumlah penelitian menunjukkan adanya aktivitas biologis dari kandungan tersebut, meski sebagian besar bukti manfaatnya masih berasal dari penelitian laboratorium dan hewan.

Lantas, apa saja manfaat daun sirsak yang telah diteliti?

1. Memiliki aktivitas antioksidan

Daun sirsak memiliki kandungan senyawa fenolik dan flavonoid yang menunjukkan aktivitas antioksidan. Penelitian terbaru terhadap daun sirsak asal Indonesia menemukan sejumlah senyawa, seperti asam galat, katekin, kuersetin dan rutin.

Dalam penelitian tersebut, ekstrak air daun sirsak menunjukkan aktivitas antioksidan melalui pengujian laboratorium. Antioksidan berperan membantu melindungi sel dari tekanan oksidatif akibat radikal bebas.

Namun, hasil penelitian laboratorium tersebut belum dapat diartikan bahwa konsumsi daun sirsak secara langsung mampu mencegah penyakit tertentu pada manusia.

Baca juga: Manfaat konsumsi jamur bagi kesehatan otak dan suasana hati

2. Berpotensi membantu mengurangi peradangan

Ekstrak daun sirsak juga menunjukkan potensi sebagai antiinflamasi. Penelitian terhadap ekstrak daun sirsak asal Indonesia menemukan aktivitas yang berkaitan dengan pengurangan respons peradangan pada model hewan.

Penelitian lain juga menemukan fraksi yang kaya polifenol dari daun sirsak dapat menekan sejumlah penanda peradangan dan pembentukan spesies oksigen reaktif dalam penelitian praklinis.

Meski demikian, hasil tersebut belum cukup untuk menyatakan bahwa daun sirsak dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi peradangan pada manusia.

3. Berpotensi membantu melindungi sel dari stres oksidatif

Potensi daun sirsak dalam melindungi sel dari stres oksidatif juga menjadi perhatian dalam penelitian. Studi yang diterbitkan pada 2025 menguji polisakarida dari daun sirsak terhadap sel otot jantung yang mengalami stres oksidatif.

Hasilnya menunjukkan ekstrak tersebut dapat menurunkan kadar spesies oksigen reaktif dan meningkatkan aktivitas enzim antioksidan tertentu pada sel yang diuji.

Meski memberikan hasil positif, penelitian tersebut dilakukan pada kultur sel sehingga belum dapat dijadikan bukti bahwa konsumsi daun sirsak memberikan efek yang sama pada tubuh manusia.

Baca juga: Mengenal manfaat sourdough dan hal yang perlu diperhatikan

4. Berpotensi membantu meredakan nyeri

Penelitian praklinis juga menemukan adanya aktivitas antinosiseptif atau kemampuan mengurangi respons terhadap rangsangan nyeri dari ekstrak daun sirsak.

Penelitian terbaru terhadap ekstrak air daun sirsak asal Indonesia menunjukkan efek tersebut dalam beberapa model pengujian pada hewan. Temuan ini memperkuat alasan daun sirsak masih terus diteliti sebagai sumber senyawa bioaktif.

Namun, penelitian pada manusia masih diperlukan untuk mengetahui apakah efek tersebut benar-benar dapat memberikan manfaat klinis dan menentukan dosis yang aman.

5. Memiliki potensi untuk penelitian antikanker

Kandungan asetogenin pada sirsak menjadi salah satu alasan tanaman ini banyak diteliti dalam bidang kanker. Sejumlah penelitian laboratorium menemukan ekstrak daun sirsak memiliki aktivitas terhadap beberapa jenis sel kanker.

Akan tetapi, hasil penelitian terhadap sel atau hewan tidak dapat disamakan dengan bukti bahwa daun sirsak mampu menyembuhkan kanker pada manusia. Penelitian lebih lanjut, terutama uji klinis, masih diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanannya.

Kajian ilmiah juga mencatat adanya senyawa asetogenin yang perlu diperhatikan dari sisi keamanan karena berpotensi memiliki efek terhadap sistem saraf.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak menggunakan daun sirsak sebagai pengganti obat atau terapi yang diberikan dokter. Terlebih bagi orang yang sedang menjalani pengobatan atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsumsi herbal secara rutin sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan.

Dengan demikian, daun sirsak memang memiliki sejumlah potensi yang menarik berdasarkan penelitian, terutama terkait aktivitas antioksidan dan antiinflamasi. Namun, manfaat tersebut perlu dipahami sesuai tingkat bukti ilmiahnya dan tidak boleh langsung dianggap sebagai khasiat untuk mengobati penyakit.

Baca juga: Benarkah jalan kaki setelah makan baik untuk tubuh? Ini faktanya

Baca juga: 8 khasiat air mawar untuk kesehatan kulit dan kecantikan

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.