Elephants

5 cara menyimpan buah agar tetap segar menurut FDA - ANTARA News Jawa Barat

October 8, 2026

Bandung (ANTARA) - Buah menjadi salah satu makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Suhu penyimpanan, kondisi buah, hingga cara menempatkannya perlu diperhatikan agar buah tidak cepat rusak dan tetap aman dikonsumsi.

Bedasarkan informasi dari U.S Food and Drug Administration (FDA), berikut beberapa hal yang dapat diperhatikan saat menyimpan buah.

1.Simpan buah yang mudah rusak di dalam kulkas

Buah yang mudah rusak, seperti stroberi, sebaiknya disimpan di dalam lemari pendingin yang bersih dengan suhu sekitar 4 derajat Celsius atau lebih rendah. Suhu dingin dapat membantu menjaga kualitas buah agar tidak cepat mengalami kerusakan.

2.Pilih buah yang masih dalam kondisi baik

Sebelum disimpan, periksa kondisi buah dan hindari buah yang sudah memar atau mengalami kerusakan. Buah yang rusak sebaiknya dipisahkan dari buah lainnya agar tidak memengaruhi kondisi buah yang masih baik.

3.Segera dinginkan buah yang sudah dipotong

Buah yang sudah dipotong atau dikemas sebaiknya segera dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Hal ini dilakukan untuk membantu menjaga kualitas dan keamanan buah sebelum dikonsumsi.

4.Pisahkan buah dari bahan makanan mentah

Buah dan sayuran yang akan dikonsumsi dalam keadaan mentah sebaiknya dipisahkan dari daging, unggas, dan makanan laut mentah. Pemisahan tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya kontaminasi silang.


5.Cuci buah dengan air mengalir

Sebelum dikonsumsi, buah perlu dicuci menggunakan air mengalir. FDA tidak menyarankan penggunaan sabun atau deterjen untuk mencuci buah. Setelah dicuci, buah dapat dikeringkan menggunakan kain bersih atau tisu.

Dengan memperhatikan cara memilih dan menyimpan buah, masyarakat dapat membantu menjaga kualitas buah agar tetap segar sekaligus mengurangi risiko kontaminasi sebelum dikonsumsi.

Pewarta: Zahra Diya Sahira
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.