Elephants

48 Negara Hadir di H20, BPJPH Perkuat Kolaborasi Ekonomi dan Ekosistem Halal Global

September 19, 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 14:35 WIB

Jakarta, VIVA – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) tengah menggelar The 5th Summit of Halal 20 (H20) atau forum internasional Halal 20 (H20) ke-5.

Baca Juga

Forum tahun ini mengusung tema “Bridging Bridges: Connecting Nations & Stronger Partnerships through Global Halal Trade & Economy”.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

H20 2026 diikuti sebanyak 450 peserta dari 48 negara dan menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam membangun ekosistem halal global yang semakin terhubung dan inklusif.

Baca Juga

H20 mempertemukan regulator, lembaga halal, lembaga sertifikasi, pelaku industri, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara. Pertemuan ini membahas penguatan tata kelola halal, kemudahan perdagangan lintas batas, hingga pengembangan industri dan ekonomi halal secara lebih luas.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan konsep halal memiliki karakter universal yang dapat menjadi modal untuk memperkuat kerja sama halal antarnegara.

Baca Juga

"Halal itu satu bahasa! Karena dalam bahasa Korea, halal tetaplah halal. Dalam bahasa Arab, halal adalah halal. Dalam bahasa Rusia, halal adalah halal. Di Argentina, halal adalah halal. Di Brasil—ya, Brasil—halal adalah halal. Tiongkok? Di Tiongkok pun, halal adalah halal. Lihat? Ini adalah sebuah keajaiban," ujar Kepala BPJPH yang akrab disapa Babe Haikal, dikutip Sabtu, 19 September 2026.

Babe Haikal juga menekankan perlunya memperluas pemahaman mengenai konsep halal agar dapat diterima secara luas di berbagai negara.

Menurutnya, prinsip halal berkaitan dengan aspek kesehatan dan kebaikan yang dapat diterima masyarakat tanpa memandang latar belakang suku, bangsa, agama, maupun budaya.

“Halal bukan hanya untuk Muslim saja. Halal juga berkaitan dengan kesehatan, transparansi, traceability. Halal adalah simbol kesehatan, double clean. Halal is elite food, halal is high and no higher than halal,” lanjut Babe Haikal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan perkembangan ekosistem halal perlu dipahami secara menyeluruh. Industri halal tidak terbatas pada sektor makanan dan minuman, tetapi juga mencakup kosmetik, obat, barang gunaan, serta berbagai kategori produk lain yang diatur dalam regulasi Jaminan Produk Halal (JPH).

Karena itu, semangat pengembangan industri halal perlu diwujudkan melalui kerja sama yang dapat memperkuat keterhubungan ekosistem halal antarnegara.

Halaman Selanjutnya

Kerja sama tersebut dapat dilakukan melalui pengakuan sertifikasi halal, harmonisasi standar, pertukaran pengetahuan, peningkatan kapasitas lembaga, hingga pemberian kemudahan dalam perdagangan produk halal lintas negara.